Bundesliga Mulai Tes Anti Doping | Olahraga | DW | 08.08.2013
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Olahraga

Bundesliga Mulai Tes Anti Doping

Langkah anti doping akan digunakan dalam sepak bola Jerman setelah studi menunjukkan, di tahun 1970-an terjadi doping atlit dan didukung pemerintah.

Tuntutan akan adanya undang-undang anti doping terdengar semakin keras di Jerman, setelah sebuah studi mengungkap adanya kasus doping di Jerman Barat sekitar 40 tahun lalu, yang didukung pemerintah. Pemerintah menyangkal telah berusaha menyelubungi. Terungkapnya kasus ini menyebabkan timbulnya rencana untuk memulai uji doping pada Bundesliga mendatang.

"Ini isyarat tepat bahwa kita sudah menetapkan akan mulai dengan tes darah di musim mendatang, sebelum ada kasus apapun," demikian dikatakan Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) Wolfgang Niersbach Rabu (08/08/13), ketika merujuk pada fakta bahwa sejauh ini tidak ada indikasi bahwa doping menjadi masalah di dunia persepakbolaan Jerman saat ini. Sementara Andreas Rettig, kepala Liga Sepak Bola Jerman (DFL), mengatakan, "Kami ingin membuka diri dan melaksanakan kontrol lebih ketat, walaupun kami tidak melihat indikasi, bahwa itu perlu."

Penelitian Anti Doping

Studi yang dipublikasikan Senin (05/08/13) mengutip pengurus kesehatan FIFA di tahun 1960-an yang mengatakan, seorang pengurus atlit Jerman Barat melaporkan bahwa pada tiga pemain ditemukan Efedrina, setelah pertandingan final World Cup tahun 1966. Efedrina termasuk stimulan yang dilarang. Berita ini menyulut debat soal doping di seluruh Jerman. Sebagian orang bahkan menuntut adanya undang-undang anti doping.

Niersbach menekankan, keputusan untuk mengadakan tes diambil sebelum pengungkapan tentang doping yang didukung pemerintah beberapa puluh tahun lalu dipublikasikan Senin. Pemain terkenal dari masa itu, juga kapten tim Jerman Barat tahun 1966 menampik laporan adanya doping atlit di masa itu.

Wolfgang Niersbach UEFA Kongress in London

Wolfgang Niersbach

Perspektif Berbeda

"Saya menganggap doping tidak benar, dan saya juga tidak menggunakan doping." kata Uwe Seeler, pemain sepak bola di masa itu. "Saya juga tidak kenal satupun atlit yang menggunakan doping," ditambahkan Seeler. Mantan sprinter dan mantan ketua klub sepak bola FC Homburg Manfred Ommer, yang mengaku pernah menggunakan doping tahun 1977 mengatakan, dunia sepak bola Jerman punya masalah doping, dan itu sudah dikatakannya tahun 1977.

Musim sepak bolah mulai berlangsung akhir pekan ini di Jerman, tapi tes itu belum siap untuk dilaksanakan. Kantor pengurus anti doping Jerman dan liga sepakbola masih merumuskan kontrak yang akan ditandatangani.

ml/rn (AP, dpa)