Bentrokan Bersenjata Pecah di Dili | Fokus | DW | 25.10.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Bentrokan Bersenjata Pecah di Dili

Bentrokan bersenjata kembali menghantui jalan-jalan utama di ibukota Dili, Timor Leste, setelah terjadi pertikaian antara dua kelompok yang saling bermusuhan.

Setidaknya telah jatuh satu korban jiwa dalam insiden yang terjadi pagi hari tadi, Rabu (25/10). Menurut laporan kantor berita Prancis AFP, sekelompok pemuda melempari kamp pengungsi di dekat bandara udara kota Dili dengan batu dan bahan peledak.

Pihak bandara udara langung menghentikan seluruh kegiatan penerbangan dan menutup bandara. Serangan itu sendiri meluas menjadi bentrokan antara dua kelompok bersenjata. Selain itu, para perusuh juga membakar 12 rumah dan melukai seorang tentara Australia.

Bentrokan pertama terjadi hari Selasa (24/10) kemarin, di atas jalan menuju bandara dan menewaskan seorang penduduk. Tentara Australia yang menjaga lokasi bandara kemudian membuka tembakan ketika kelompok bersenjata itu mendekati mereka. Menurut Militer Australia, bentrokan antara dua kelompok warga tersebut bermotif politik.

Kondisi di Timor Leste semakin memburuk sejak bulan Mei lalu, setelah 600 tentara melakukan desersi dan memberontak terhadap pemerintahan Mari Alkatiri. Pemerintah Timor Leste sendiri telah berusaha meredakan ketegangan antara warga barat dan timur degan mengundang pasukan asing dan menggelar rekonsiliasi di desa-desa. Namun sampai saat usaha pemerintah di Dilli itu belum membuahkan hasil.