Bentrokan Antara Sunni dan Syiah di Pakistan Tewaskan 17 Orang | Fokus | DW | 06.10.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Bentrokan Antara Sunni dan Syiah di Pakistan Tewaskan 17 Orang

Sedikitnya 17 orang tewas dalam bentrokan bersenjata antara kelompok Sunni dan Syiah di barat laut Pakistan.

Seorang polisi Pakistan menjaga daerah Orakzai

Seorang polisi Pakistan menjaga daerah Orakzai

Kedua kelompok yang bertikai dilaporkan saling menembaki satu sama lain dengan senjata pelontar granat. Demikian pengumuman resmi pemerintah Pakistan.

Diantara korban yang tewas juga terdapat seorang ibu dengan anaknya. Pertikaian antara kedua kelompok dipicu oleh perebutan sebuah mesjid di wilayah Orakzai. Pada hari kamis malam, kelompok radikal Sunni menembakkan granat ke arah kerumunan kelompok Syiah di mesjid tersebut.

Serangan warga Sunni tersebut menewaskan 15 orang. Sementara dalam serangan balasan kepada komunitas warga Sunni, jatuh sekurang-kurangnya dua korban.

Konsentrasi terbesar antara kelompok Sunni dan Syiah memang berada di Orakzai. Dan kawasan sekitarnya. Sedangkan sebagian besar dari lima daerah setengah otonomi miliki kelompok kesukuan didiami oleh warga Sunni.

Orakzai yang terletak di perbatasan dengan Afghanistan memang terkenal dengan penyeludupan senjatanya. Senjata-senjata tersebut sebagian besar berasal dari masa pendudukan Afghanistan oleh Uni Sovyet. Warga Syiah sendiri merupakan 15 persen dari total warga Pakistan yang berjumlah 160 juta jiwa.