1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Belgia Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan KA

16 Februari 2010

Tim pengusut mulai menyelidiki penyebab kecelakaan tabrakan kereta api dekat ibu kota Brussel, yang menewaskan 18 orang dan melukai sedikitnya 125 orang.

https://p.dw.com/p/M3DI
Lokasi tabrakan kereta api di Buizingen, BelgiaFoto: AP

Sementara puing-puing kereta masih diamankan, masyarakat Belgia mendiskusikan kekurangan pada keamanan sistem kereta di Belgia. Selasa (16/02), sejumlah pegawai layanan kereta mogok kerja menentang kondisi kerja buruk di perusahaan jawatan kereta milik negara SNCB, yang antara lain adalah penyebab kecelakaan. Berdasarkan keterangan serikat kerja, pekerjaan sejumlah masinis serta pegawai keamanan terlampau banyak.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, seorang masinis kereta antar kota tidak melihat lampu merah tanda harus berhenti. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa penyebab kecelakaan terletak pada kesalahan manusia dan bukan kesalahan teknis. Juru bicara kejaksaan Brussel mengatakan, keterangan lebih rinci mengenainya akan diumumkan beberapa hari mendatang.

Kecelakaan kereta ini yang terjadi di dekat kota Buizingen merupakan yang terberat di Belgia sejak 30 tahun. Tabrakan ini mengingatkan pada kecelakaan kereta tahun 2001 yang terjadi di Pecrot di sebelah tenggara Brussel. Ketika itu, masinis kereta juga tidak mengindahkan tanda berhenti, sehingga pindah ke rel yang salah dan bertabrakan dengan kereta lain. 9 orang tewas dan 12 orang terluka dalam kecelakaan kala itu.

Sejak itu, perusahaan kereta api SNCB memasang fasilitas rem otomatik. Tapi diperlukan waktu hingga tahun 2013 sampai seluruh jalur dan kereta di Belgia dilengkapi dengan sistem baru itu. Pimpinan jawatan kereta, Marc Descheemaecker, mengatakan, SNCB mengambil keputusan itu tahun 2005, namun tidak mungkin merealisasikannya dalam seketika. Menurut SNCB, di lokasi kecelakaan sudah ada sistem keamanan yang bisa menghentikan kereta secara otomatis jika tanda berhenti tidak dihiraukan. Tetapi, hanya satu diantara dua kereta yang bertabrakan itu dilengkapi dengan sistem tersebut.

Pengosongan lokasi kecelakaan akan dilakukan secepatnya sampai Rabu ini (17/2). Selama itu, perjalanan kereta masuk dan keluar Brussel tidak lancar. Layanan kereta berkecepatan tinggi Thalys antara Brussel dan Paris serta layanan kereta Eurostar antara Brussel dan London dihentikan atau ditunda untuk sementara.

Hari Selasa (16/02) serikat buruh masinis kereta menyerukan aksi mogok memrotes kekurangan pegawai dan beban kerja yang terlalu tinggi.

AN/HP/rtr/dpa