Barcelona Juara Liga Champions Eropa | Olahraga | DW | 28.05.2011
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Olahraga

Barcelona Juara Liga Champions Eropa

FC Barcelona merengkuh gelar juara Liga Champions Eropa untuk ke-empat kalinya usai menundukkan manchester United 3:1 di Wembley. Sementara Lionel Messi berhasil memecahkan rekor Ruud van Nistelrooy dengan 12 gol.

Barcelona's Lionel Messi, center, in action with Manchester United's Ryan Giggs, left, and teammate Michael Carrick during their Champions League final soccer match at Wembley Stadium, London, Saturday, May 28, 2011. (Foto:Alastair Grant/AP/dapd)

Striker Barcelona, Lionel Messi dikawal Ryan Giggs dan Michael Carrick

Klub Spanyol, FC Barcelona sukses merajai Eropa setelah tampil gemilang dalam mengalahkan Manchester United 3:1 pada babak final Champions League di stadion Wembley, London.

Manchester United awalnya dikejutkan oleh gol Pedro yang kemudian disamakan oleh Wayne Rooney. Namun di babak kedua Lionel Messi dan David Villa berhasil membubuhkan namanya dalam daftar pencetak gol serta sekaligus melengkapi kemenangan Barcelona.

Kemenangan ini merupakan yang ketiga kalinya buat tim asuhan pelatih Joseph Guardiola itu dalam sepuluh tahun terakhir (2006 & 2009). Striker Argentina Lionel Messi juga sukses memboyong gelar pencetak gol terbanyak dengan perolehan 12 gol yang menyamakan rekor Ruud van Nistelory.

"Red Devils" Membara di Awal Pertandingan

Di menit-menit awal "Red Devils" tampil lebih digdaya. Dengan pressing yang cepat Rooney dkk. mengurung Barcelona di lapangan sendiri. Namun kendati begitu Manchester United gagal menciptakan peluang emas.

Seperempat jam berlalu Barcelona mulai menemukan ritme permainannya. Messi dkk. tampak mendominasi jalannya pertandingan dengan mengandalkan umpan-umpan pendek dan cepat. hasilnya di menit ke-27 Xavi yang menggiring bola dari tengah lapangan, menemukan Pedro di sudut kiri kotak penalti tanpa penjagaan lawan. Umpan akuratnya dengan mudah dilesakkan striker Spanyol itu ke kanan gawang Edwin van der Saar.

Setelah memimpin Barca mulai mengendurkan permainannya. Namun kelengahan tersebut terbukti menjadi bumerang. Manchester United memainkan kombinasi di sisi kanan lapangan melewati barisan pertahanan Barca. Berawal dari umpan satu dua bersama Ryan Giggs, Rooney yang mendapati si kulit bundar di jantung pertahanan Barca segera melepaskan tembakan pisang dari jarak sebelas meter ke sudut kiri gawang Victor Valdes.

Messi Pecahkan Rekor Nistelrooy

Keberhasilan United menyamakan kedudukan tidak menggoyahkan dominasi Barcelona di sepanjang pertandingan. Di Babak kedua Lionel Messi yang mendapat umpan di depan kotak penalti lawan. Tanpa aba-aba striker Argentina itu melepaskan tembakan keras dengan kaki kirinya tanpa bisa ditahan oleh Van der Saar.

Gol tersebut merupakan yang ke-12 di sepanjang turnamen dan dengan demikian menyamai rekor Ruud van Nistelrooy pada musim 2002/2003 dengan jumlah gol yang sama.

Tertinggal satu gol memaksa Sir Alex Ferguson memperkuat lini depan pasukannya dengan memasukkan Nani. Pilihan itu terbukti keliru. Setelah hanya beberapa detik di lapangan Nani kehilangan bola di depan kotak penalti. Pedro kemudian mengumpan kepada Villa yang lalu menyasar sudut kanan gawang van der Saar di menit ke-70.

Selambatnya sejak saat itu Manchester United telah merelakan titel Champions League buat Barcelona. Sekuad besutan Ferguson itu tidak menyembunyikan rasa frustasinya dan melakukan banyak pelanggaran. Sebaliknya Barcelona membuang-buang waktu dengan mempertahankan si kulit bundar dari jangkauan Manchester United. Hingga akhirnya wasit Viktor Kassai membunyikan peluit akhir.

Rizki Nugraha/dpa/sid
Editor Ayu Purwaningsih