Bali Akan Sambut Turis dari 18 Negara dan Targetkan 1.500 Wisman Setiap Hari | INDONESIA: Laporan topik-topik yang menjadi berita utama | DW | 12.10.2021
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Wabah Corona

Bali Akan Sambut Turis dari 18 Negara dan Targetkan 1.500 Wisman Setiap Hari

Saat bandara Ngurah Rai dibuka, Bali menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1.000 hingga 1.500 orang per hari. Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan 18 negara diperbolehkan pelesiran ke Bali.

Turis asal Jerman berdiri di gerbang Pura Sad KAhyangan Lempuyang Luhur, Bali

Foto: Turis asal Jerman berdiri di gerbang Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, Bali

Bali menargetkan ada kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 1.000 hingga 1.500 orang per hari saat pintu penerbangan internasional melalui Bandar Udara Ngurah Rai dibuka. Namun, target itu diprediksi tidak dapat dicapai saat awal-awal pembukaan.

"Ya kita berharap sih di angka (kunjungan wisman ke Bali jumlahnya) 1000 (sampai) 1.500 per hari. Itu sudah bagus sekali," kata Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di Kantor DPRD Bali, Senin (11/10/2021).

"Tapi ya tahap awal mungkin masih jauh (dari angka itu)," imbuh dia.

Seperti diketahui, pintu penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai Bali bakal dibuka pada 14 Oktober mendatang. Namun hingga saat ini Cok Ace mengaku belum ada laporan mengenai booking kedatangan wisman waktu pembukaan tersebut.

"Saya kira belum ada laporan, apa yang datang pertama belum ada laporan," terangnya.

Namun menurut Cok Ace, dari dahulu sebenarnya sudah ada laporan dari berbagai perusahaan maskapai yang berencana melakukan penerbangan ke Bali. Sayangnya saat itu belum ada kepastian mengenai waktu pembukaan pariwisata Bali untuk wisman.

Karena itu pihak penerbangan meminta agar saat pintu wisman untuk Bali dibuka agar diumumkan satu bulan sebelumnya. Hal itu dilakukan agar wisatawan mempunyai waktu yang cukup untuk menyiapkan segala sesuatunya guna berlibur ke Bali seperti membeli tiket, mengurus visa dan sebagainya.

Menurut Cok Ace, beberapa wisatawan yang diprediksi dari Cina bakal paling ramai ke Bali saat pintu wisman dibuka. Tapi sayangnya, Cina masih memberlakukan aturan ketat bagi warga negaranya yang pulang.

"Mungkin Cina (yang paling mendominasi kunjungan), tapi Cina juga ada pengetatan wisatawannya yang kembali ke Cina, ya kan ada karantina juga bagi wisatawannya dia. Kalau orang Cina keluar kembali lagi ke negaranya cukup ketat juga," terang Cok Ace. 

Turis dari 18 negara ini bisa masuk Bali, kecuali Singapura

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan 18 negara diperbolehkan pelesiran ke Bali.

Luhut menyebut pembukaan gerbang negara seiring dengan dibukanya penerbangan internasional ke Bali pada 14 Oktober mendatang. Namun, daftar negara-negara yang boleh masuk ke Indonesia akan diumumkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri yang akan segera dirilis.

"Mengenai negara-negara yang bisa masuk Indonesia, ada 18 negara, nanti akan diumumkan secara terpadu dan dalam surat edaran Menteri Dalam Negeri," katanya dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Namun, Koordinator PPKM Jawa-Bali itu membocorkan kalau Singapura tidak termasuk dalam daftar tersebut. Kasus COVID-19 di Singapura masih belum mereda. Data pada Minggu (10/10) tercatat masih ada 2.809 kasus COVID-19.

"Nama negara yang akan diumumkan ada 18 negara, saya kira Singapura belum termasuk karena belum memenuhi persyaratan atau standar level 1, level 2 sesuai dengan WHO," katanya.

Luhut juga menyampaikan pandemi COVID-19 menunjukkan perbaikan. Sepekan terakhir tercatat kasus konfirmasi harian nasional turun hingga 98,4 persen. Ada pun per Minggu (10/10) tercatat penambahan kasus kematian akibat COVID-19 sebanyak 39 orang.

"Kasus konfirmasi COVID-19 harian di Jawa-Bali yang turun hingga 98,9 persen dari posisi puncak pada 15 Juli lalu," kata dia.

Luhut mengajak segenap masyarakat agar tidak terlena dan tetap waspada menerapkan protokol kesehatan.

"Presiden kembali mengingatkan kepada kami para pembantunya, agar jangan terjadi lepas kendali di tengah situasi sekarang ini," ujar Luhut.

Pemerintah juga tengah mengkaji perihal pemotongan durasi karantina bagi turis asing. Dari yang tadinya delapan hari, menjadi lima hari saja. (pkp/gtp)

Baca selengkapnya di: detiknews

Turis dari 18 Negara Ini Bisa Masuk Bali, kecuali Singapura

Bali Targetkan 1.500 Wisman Setiap Hari

Laporan Pilihan