1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Annan Libatkan Iran Soal Konflik Suriah

10 Juli 2012

Rencana Utusan Khusus PBB Kofi Annan untuk melibatkan Iran dalam konflik Suriah mendapat kecaman dari kelompok oposisi. Sementara itu Rusia mulai menjaga jarak dari mantan sekutu terdekatnya itu.

https://p.dw.com/p/15UXM
Titel: Kofi Annan in Iran Beschreibung: der UN-Sondergesandte Kofi Annan und Hossein Amirabdollahian, der stellvertretende iranische Außenminister für die arabischen uns afrikanischen Länder in der iranischen Hauptstadt Teheran (März 2012) Lizenz: IRNA Zulieferer: Pedram Habibi
Utusan Khusus PBB untuk konflik Suriah, Kofi Annan bersama Menlu Iran, Ali Akbar Salehi di Teheran, Selasa (10/7)Foto: picture-alliance/dpa

Utusan khusus PBB Kofi Annan mengatakan, Iran dapat memainkan "peranan positif" dalam konflik Suriah. Sebabnya ia akan terus bekerjasama dengan pemerintah Iran, kata Annan seusai bertemu dengan Menteri Luar Negeri Ali Akbar Salehi di Teheran, Selasa (10/7)

Menurutnya krisis di Suriah dapat menyebar menjadi konflik regional. Iran sebaliknya memuji "netralitas" Annan dan menuntut implementasi peta jalan damai. "Kami berharap Annan dapat merealisasikan rencana damainya, agar wilayah ini kembali stabil," kata Ali Akbar Salehi. Iran katanya adalah bagian dari solusi damai.

Sebelumnya bekas sekjend PBB itu bertemu dengan Presiden Suriah, Bashar Assad di Damaskus. Ia menyebut, pembicaraan empat mata dengan Assad berlangsung "terbuka dan konstruktif".

Dalam pertemuan tersebut Annan mengatakan, ia telah menjalin kesepakatan dengan Presiden Suriah, Bashar al Assad, untuk menghentikan "kekerasan".

Kami sepakat atas pendekatan yang akan saya sampaikan nanti dengan kelompok oposisi bersenjata“ kata Annan setelah pertemuan dengan Presiden Assad di ibukota Damaskus. Namun demikian ia tidak memberikan penjelasan detail mengenai kesepakatan yang dimaksud.

“Dalam wawancara dengan harian Perancis "Le Monde" yang diterbitkan akhir pekan lalu, Annan mengakui, rencana perdamaian enam butir yang disusunnya belum membuahkan hasil.

Titel: Kofi Annan in Iran Beschreibung: der UN-Sondergesandte Kofi Annan und Hossein Amirabdollahian, der stellvertretende iranische Außenminister für die arabischen uns afrikanischen Länder in der iranischen Hauptstadt Teheran (März 2012) Lizenz: IRNA Zulieferer: Pedram Habibi
Kofi Annan di Iran bersama Wakil Menlu Hossein AmirabdollahianFoto: IRNA

Kendati begitu rencana Annan melibatkan Teheran untuk mendamaikan konflik Suriah mendapat reaksi keras dari Dewan Oposisi (SNC). Dalam surat pernyataannya, SNC mengritik Annan secara tidak langsung mendukung rejim totaliter di Damaskus dan sekutu-sekutunya.

Sementara itu Russia menyatakan tidak menutup kemungkinan jalan keluar konflik Suriah tanpa melibatkan Bashar Assad. Solusi harus datang dari rakyat Suriah sendiri, kata Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Bogdanov. Menurutnya nasib rejim Assad tidak bisa "ditentukan oleh forum internasional manapun."

Russia secara mengejutkan menghentikan penjualan sebanyak 36 pesawat latih militer tipe Jak-130 kepada Suriah. Moskow menyatakan tidak akan mengirimkan persenjataan, sampai situasi menjadi stabil, kata Wyacheslav Dsirkaln, Juru Bicara Badan Kerjasama Militer Russia. Selama ini Moskow yang merupakan sekutu dekat Damaskus, tidak sepenuhnya mendukung embargo militer terhadap Suriah.

Hari Rabu (11/7) Annan dijadwalkan memaparkan laporannnya kepada Dewan Keamanan PBB soal kunjungan ketiganya ke Suriah sejak diangkat sebagai Utusan Khusus PBB.

rzn//dpa/afp