Amerika dan Singapura Bantu Pencarian AdamAir | Fokus | DW | 04.01.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Amerika dan Singapura Bantu Pencarian AdamAir

AdamAir menggelar upacara berkabung sehubungan dengan hilangnya pesawat AdamAir.

default

Angkatan Udara Singapura dan Amerika Serikat membantu pencarian pesawat. Mereka akan membawa sejumlah peralatan canggih untuk membantu Tim SAR menemukan bangkai pesawat. Pelibatan personel dari kedua negara dalam operasi ini diputuskan oleh presiden dalam rapat kabinet terbatas Rabu malam. Upacara berkabung sehubungan hilangnya pesawat AdamAir digelar hari ini di Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu Pemerintah telah menerima tawaran Angkatan Udara Singapura dan Amerika Serikat untuk membantu mencari bangkai pesawat AdamAir yang hilang dalam penerbangan Surabaya-Manado tersebut.

Panglima TNI Djoko Suyanto mengatakan, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono menyetujui bantuan dari kedua negara itu, menyusul belum ditemukannya bangkai pesawat AdamAir, meski operasi pencarian telah berlangsung selama dua hari. Menurut Panglima, Singapura telah mengirimkan pesawat patroli laut Fokker 50 dengan 27 orang kru serta sejumlah peralatan deteksi canggih yang diharapkan bisa membantu operasi Tim Pencari dan Penyelamat SAR. Namun keberadaan mereka dalam operasi kata Panglima akan tetap di bawah kendali Tim SAR nasional.

Djoko Suyanto: “Dari sisi profesionalitas dan upaya pencarian kemanusian sebenarnya tak masalah, tapi ini menyangkut bantuan negara sahabat kami laporkan presiden dan respon beliau, baik bantuan Singapura maupun Amerika yang dalam hal ini oleh Pacific Air Command, beliau menyatakan setuju diterima dengan persyaratan bahwa semua operasionalisasi harus dibawah kendali SAR Coordinator Mission yang ada di Makasar”

Menurut Menteri Perhubungan Hatta Radjasa, tawaran bantuan dari Singapura dan Amerika itu merupakan bagian dari kerjasama yang telah terbangun antara Tim SAR Indonesia dengan kedua negara tersebut. Amerika dan Singapura sebelumnya juga aktif membantu pencarian korban bencana alam di Indonesia saat tsunami Aceh dan gempa Nias, Sumatera Utara.

Hatta Radjasa: “Badan SAR nasional kita memiliki kerjasama dengan badan SAR Singapura dimana kita setiap tahun melakukan latihan bersama didalam pencarian dan pertolongan dan kita pun bisa saja membantu Singapura sewaktu waktu apabila mereka butuh jadi ini bukan sesuatu yang aneh. Begitu juga dengan US Guard memilik kerjasama dengan KPLP kita”

Sejauh ini pencarian bangkai pesawat AdamAir difokuskan di dua lokasi sesuai dengan sinyal Elba yang dipancarkan oleh pesawat sebelum menyentuh tanah. Masalahnya, sinyal Elba dari AdamAir yang diterima radar bandara Changi Singapura itu hanya akan menyala selama 48 jam sejak kecelakan terjadi Senin sore.

Pesawat Adam Air yang membawa 100 an penumpang itu hilang sejak Senin sore dalam penerbangan Surabaya- Manado. Pesawat yang dipiloti Refri Agus Widodo iitu dilaporkan sempat mengirimkan dua sinyal bahaya di tengah perjalanan sebelum kehilangan kontak dengan otoritas penerbangan satu jam setelah terbang. Upaya pencarian pesawat selama dua hari terakhir terhambat dengan buruknya cuaca di sekitar wilayah udara Makasar.

  • Tanggal 04.01.2007
  • Penulis Zaki Amrullah
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CIwJ
  • Tanggal 04.01.2007
  • Penulis Zaki Amrullah
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CIwJ