1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Aksi Protes Buruh Penuhi Jalanan Eropa

1 Mei 2012

Buruh di seluruh Eropa memperingati May Day, hari buruh internasional. Fokus protes adalah dampak krisis hutang negara zona Euro bagi para buruh.

https://p.dw.com/p/14nay
Foto: dapd

Di banyak negara, serikat buruh diperkirakan akan memanfaatkan hari libur ini untuk memprotes program penghematan pemerintah yang dimulai dua tahun lalu dalam usaha menangani hutang negara. Demonstrasi besar digelar di Yunani, Spanyol dan Portugal. Negara-negara yang terlilit krisis hutang zona Euro. Di masa lalu, protes May Day di Athena Yunani biasanya berbuntut aksi kekerasan. Pekan depan, warga Yunani akan menggelar pemilu.

Hari penting bagi kampanye pemilu Perancis

Warga Perancis juga akan memberikan suara mereka, Minggu (6/5) dalam putaran kedua pemilihan presiden. Pemimpin partai berhaluan kanan jauh Marine Le Pen, yang meraih hampir 20 persen jumlah suara dalam putaran pertama bulan lalu, menggunakan hari buruh untuk menyampaikan pandangannya. Ada spekulasi, bahwa ia mungkin akan menyarankan pendukungnya untuk memberikan suara bagi Presiden Nicolas Sarkozy yang konservatif atau penantangnya dari kubu sosialis Francois Hollande di putaran kedua. Namun, Le Pen menegaskan, ia sendiri akan abstain.

Jerman juga punya tradisi menggelar demonstrasi di hari buruh. Walau performa negara ekonomi terkuat Eropa ini tetap stabil jika dibandingkan mitra-mitra Uni Eropa lainnya, serikat buruh Jerman ingin memanfaatkan demonstrasi untuk mengangkat dampak krisis hutang bagi buruh negara itu.

Vladimir Putin telah menang dalam pemilihan presiden di Rusia. Putin yang akan disumpah jabatan Senin(7/6), bergabung dengan sekitar 100.000 orang dalam demonstrasi di Moskow.

Sebelumnya, demonstrasi May Day digelar di kota-kota Asia. Ribuan turun ke jalanan Indonesia, Taiwan dan Filipina menuntut gaji yang lebih tinggi.

vlz/ab (dpa, AFP, AP)