Akhir Pekan Berdarah di Irak | Fokus | DW | 29.01.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Akhir Pekan Berdarah di Irak

Setidaknya 300 orang yang diduga anggota milisi Syiah Irak tewas dalam serangan militer hari Minggu (28/01) kemarin di Najaf, kota suci warga Syiah Irak.

Penduduk evakuasi serdadu luka di Zarqa, 20 km dari Najaf

Penduduk evakuasi serdadu luka di Zarqa, 20 km dari Najaf

Menurut pernyataan pihak kepolisian Irak, sekitar 130 orang yang diduga terlibat milisi Syiah ditangkap dan ternyata 100 orang di antaranya adalah warga Yaman, Aljazair, Pakistan dan Afganistan. Ahmed Duaibel, juru bicara Gubernur Najaf, Senin (29/01)pagi waktu setempat, menyatakan terjadi lagi penangkapan terhadap 13 orang lainnya.

Pasukan gabungan Amerika Serikat dan Irak memulai operasi militer terhadap milisi Syiah di kota Sarka, 20 kilometer dari Najaf pada Minggu (28/01) pagi waktu setempat. Korban juga jatuh dari pihak militer Irak dan Amerika Serikat. Menurut pernyataan militer gabungan, setidaknya lima serdadu Irak tewas dan 21 orang luka-luka, serta dua serdadu Amerika Serikat tewas ketika helikopter mereka ditembak jatuh.

Sementara itu, militer Irak dan Amerika Serikat juga disiagakan karena ada laporan- laporan mengenai rencana serangan kelompok Suni terhadap ratusan ribu penziarah Syiah yang datang ke Najaf dan Karbala menjelang perayaan Asyura tanggal 29 Januari 2007. Setiap tahunnya Karbala dikunjungi penziarah Syiah dalam rangka memperingati kematian Imam Husein, seorang ulama besar Islam. Beberapa kali serangan terhadap para pengunjung dilakukan pada musim ziarah Asyura dan untuk itu aparat keamanan ditugaskan. Untuk mengamankan Najaf saja, sekitar 25 ribu anggota kepolisian diturunkan. Dilaporkan saat ini operasi militer telah dihentikan.

Ketegangan sudah terjadi sejak pekan lalu. Dua pejabat tinggi pemerintah, dua putri seorang pejabat pemerintahan dan tujuh pengawal tewas ketika mobil mereka diserang kelompok bersenjata di Baghdad. Sementara itu, lima siswi sekolah menengah di Baghdad tewas dan 20 murid sekelas mereka terluka dalam serangan mortir terhadap sekolah mereka. Sebuah sekolah dasar di kota Ramadi juga diserang dan dalam kejadian ini dua siswa tewas. Enam korban tewas dalam ledakan bom mobil di sebuah pasar di Sadr City dan beberapa serangan bom dan baku tembak juga menewaskan sedikitnya enam orang di kota Kirkuk.