1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Media & Komunikasi

Zuckerberg: Facebook Messages Bukan Pembunuh Email

Namun menurut para pengamat, apapun piranti komunikasi siber yang lebih gampang tapi lebih lengkap dari email, pastilah dalam pengertian tertentu merupakan pembunuh email.

default

Produk baru yang diluncurkan di San Francisco, California awal pekan ini, namanya Facebook Messages. Di kalangan para insinyur Facebook sendiri di kantor pusat mereka dio Palo Alto, produk ini disebut sebagai Titan. Tapi banyak orang menjulukinya sebagai Pembunuh Email, khususnya Gmail, email berbasis web keluaran Google yang sangat populer dan berkembang pesat.

Pendiri dan direktur utama Facebook, Mark Zuckerberg, langsung menyangkal. "Bukan, ini, bukan pembunuh email," tukas Zuckerberg dalam acara peluncuran itu. "Email masih tetap sangat penting untuk begitu banyak orang. Tetapi dengan sistem pesan yang ini, menurut kami orang akan mengubah cara mereka berkomunikasi."

Inovator multimilioner yang baru berusia 26 tahun itu menambahkan, memang pihaknya akan menawarkan akun Facebook Messages kepada 500 juta lebih pengguna Faceboook. Tapi ia sama sekali tak mengandaikan orang-orang untuk serta merta meninggalkan alamat email hotmail, yahoo atau google mereka untuk beralih seketika ke alamat Facebook.com. Sejauh ini, Hotmail merupakan email berbasis web terbesar dengan 361,7 juta pengguna, diikuti Yahoo dengan 273,1 juta pengguna, dan Gmail dengan 193,3 juta pengguna namun terus bertambah.

Mark Zuckerberg menegaskan, produk yang akan mulai bisa digunakan secara umum bulan-bulan mendatang itu bukanlah email. Ini merupakan suatu sistem terpadu yang, kata Zuckerberg, "Menjalankan lalu-lintas pesan secara mulus dengan berbagai cara yang Anda inginkan, termasuk email, namun bukan semata-mata email belaka. Suatu sarana tunggal yang memungkinkan Anda berinteraksi dan berkomunikasi seketika dengan semua kawan atau kenalan dengan sangat gampang. Di dalamnya juga tersedia suatu kotak, inbox sosial yang memungkinkan Anda menyaring pesan-pesan yang ingin Anda simpan."

Produk baru ini memadukan sistem pesan seketika di facebook dengan sistem perbincangan - chatting - dan pesan pendek SMS.

Dengan ini Zuckerberg berharap, orang akan terdorong lebih kerap berkirim pesan melalui apa yang digambarkannya sebagai sistem yang memberikan pengalaman berbeda dalam berkomunikasi secara sederhana, saat itu juga dan secara pribadi.

Peluncuran Facebook Messages dilakukan hanya beberapa pekan setelah munculnya sengketa Facebook dengan Google mengenai penggunaan data bersama. Google memblokade akses Facebook untuk mengimpor informasi mengenai kontak-kontak Gmail, setelah Facebook menolak untuk berbagi data pengguna Facebook.

Ging Ginanjar/dpa/afp

Editor: Hendra Pasuhuk