1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Upaya Indonesia-Malaysia Lindungi Badak Sumatra

5 April 2013

Dalam upaya menyelamatkan badak Sumatra yang terancam punah, Indonesia dan Malaysia mencapai kesepakatan bersejarah.

https://p.dw.com/p/18AMN
Sepasang badak Sumatra yang diberi nama Ratu (kiri) dan pejantan Andalas di Way Kambas, Lampung
Sepasang badak Sumatra yang diberi nama Ratu (kiri) dan pejantan Andalas di Way Kambas, LampungFoto: picture-alliance/dpa

Ini kali pertama Indonesia dan Malaysia bergandeng tangan untuk menyelamatkan spesies liar yang diyakini masih bermukim di Sumatra dan Sabah, Malaysia.

Populasi badak Sumatra menurut Persatuan Konservasi Dunia (IUCN) saat ini diperkirakan kurang dari 100 ekor. "Langkah serius harus diambil untuk mencegah punahnya badak Sumatra," tegas Widodo Ramano, ketua Yayasan Badak Indonesia (YABI).

"Ini bisa menjadi kesempatan terakhir untuk menyelamatkan spesies badak bercula dua tersebut. Dengan bekerjasama sebagai unit kolaboratif secara regional dan internasional, dengan target dan visi yang disepakati, secercah harapan telah dipertunjukkan," tambahnya.

Langkah kedua negara dapat meliputi pertukaran sel reproduktif badak Sumatra dan memindahkan spesies yang telah hidup di bumi selama 20 juta tahun itu, di antara kedua negara. Dua subspesies badak, yakni badak hitam dan salah satu jenis badak Jawa, telah dinyatakan punah tahun 2010.

CP/AS (afp)