1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Upaya Baru Usulan Resolusi PBB Bagi Suriah

Rezim Suriah makin di bawah tekanan. Setelah membelotnya seorang diplomat tinggi ke pihak oposisi, Kamis (12/07) malam sebuah usulan resolusi Barat bagi rezim di Damaskus dibahas di DK PBB.

Sehubungan kekerasan berkepanjangan di Suriah, negara-negara barat berusaha di Dewan Keamanan PBB untuk melakukan upaya baru meluncurkan sebuah resolusi PBB. Kali ini dengan sanksi-sanksi. Usulan dari lima negara juga Jerman merujuk secara jelas Pasal 41 Piagam PBB. Pasal itu hanya mengijinkan sanksi-sanksi ekonomi dan pembatasan kunjungan. Sementara pasal 42 yang menyebutkan kekerasan militer tidak terdapat dalam usulan baru resolusi PBB bagi Suriah. Meski demikian Moskow sudah mengancam akan kembali mengatakan „tidak“ untuk usulan tersebut.

FILE - In this July 3, 2008 file photo, Nawaf Fares, center, governor of the Quneitra, Syria, briefs a U.N. delegation visiting the city of Quneitra in the Golan Heights to investigate Israeli practices in occupied Arab lands. Fares, who was named Syria's ambassador to Iraq in September, 2008, has defected and will seek asylum in Turkey, a Syrian opposition figure said Wednesday, July 11, 2012. (AP photo/Bassem Tellawi, File)

Mantan Dubes Suriah di Bagdad Nawaf Faris

Sebelumnya Duta Besar Suriah di Bagdad Nawaf Faris yang secara demonstratif beralih ke pihak oposisi menyebabkan kehebohan di Damaskus. Dalam sebuah pidato yang disiar ulang setiap jam oleh stasiun televisi Al Jazeera, diplomat tinggi Faris berpindah ke sisi kelompok revolusioner. Sekaligus ia menyerukan seluruh anggota partai pemerintah Baath mengikuti contoh yang dilakukannya. „Rezim telah menjadikan partai sebagai alat menekan rakyat dan menjadi penutup korupsi yang dilakukannya.“ Demikian kata Faris yang satu hari sebelumnya melepaskan jabatannya sebagai duta besar di Irak maupun keanggotannya dalam partai Baath.

Sementara itu kemarahan gerakan protes di Suriah juga semakin ditujukan terhadap utusan khusus PBB dan Liga Arab Kofi Annan. „Pergi Kofi Annan, pelayan Assad dan Iran“. Demikian motto aksi demonstrasi yang akan digelar Jumat (13/07) diseluruh Suriah. Pekan ini Kofi Annan telah melakukan pembicaraan di Damaskus dan Teheran.

epa03178164 Iranian foreign minister Ali-Akbar Salehi (R) and UN-Arab League envoy Kofi Annan (L) during a press conference in Tehran, Iran, 11 April 2012. Iran told visiting UN-Arab League envoy Kofi Annan on 11 April that Syrian President Bashar al-Assad should stay in power regardless of whatever decisions taken in the Syrian conflict. 'Iran supports the people's will in Syria for more freedom but also believes that any change should solely be done within talks between the people and the current government,' Salehi reportedly said. EPA/ABEDIN TAHERKENAREH

Kofi Annan dan Menlu Iran Ali-Akbar Salehi

Organisasi HAM Human Rights Watsch menuduh pemimpin Suriah Bashar al Assad juga menggunakan bom curah terhadap lawan-lawannya. Sejumlah video yang tampaknya dipasang di internet oleh lawan pemerintah Suriah awal pekan ini, menunjukkan bahwa munisi yang dilarang penggunaannya secara internasional itu digunakan. Demikian disampaikan Human Rights Watch Kamis (12/07) di New York.

DK/dpa/afp

Laporan Pilihan