1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Uni Eropa Longgarkan Sanksi terhadap Myanmar

Terkait perubahan demokratis di Myanmar, Uni Eropa akan melonggarkan sebagian sanksinya terhadap negara itu. Para menlu Uni Eropa akan memutuskannya dalam pertemuan di Luksemburg, Senin (23/04).

Uni Eropa ingin mendorong pemerintah di Myanmar untuk demokrasi lebih besar. Oleh sebab itu akan memperlonggar sanksinya terhadap Myanmar. Untuk sementara Uni Eropa akan mencabut larangan impor untuk kayu berharga, batu mulia dan logam mulia serta larangan berkunjung bagi sekitar 500 tokoh pimpinan dalam pemerintahan Myanmar. Hanya larangan ekspor senjata tetap berlaku, demikian menurut keterangan diplomat Uni Eropa.

European Union flags in front of European Parliament. Luxembourg, Luxembourg, Luxembourg usage Germany and Netherlands only, No third party sales., Keine Weitergabe an Drittverwerter., Verwendung nur in Deutschland un

Parlemen Eropa di Luxemburg

Pelonggaran Seterusnya?

Namun mula-mula, sanksi-sanksi tersebut hanya ditangguhkan dan bukan dicabut sepenuhnya. Sebagai jangka waktu pelonggaran sanksi tersebut direncanakan satu tahun. Apakah sanksi-sanksi itu selanjutnya akan dicabut seterusnya, tergantung dari situasi junta militer yang berkuasa Myanmar. Disebutkan dari lingkungan diplomatik.

Dengan langkah yang akan disahkan secara resmi oleh para menteri luar negeri Uni Eropa, Senin (23/04) ini, ke-27 anggota Uni Eropa ingin mendukung Myanmar dalam proses membuka diri.

YANGON, April 1, 2012 Voters register at a polling station during the by-election in Mingala Taungnyunt township, constituency of Yangon region, Myanmar, April 1, 2012. A multi-party parliamentary by-elections began across Myanmar Sunday morning at 6 a.m. local time with over 6.4 million eligible voters of 45 constituencies starting to go to polls and cast votes at respective polling booths

Pemilu susulan di Myanmar 1 April 2012

Tanggal 1 April lalu dalam pemilihan parlemen susulan, Partai NLD dari pimpinan oposisi Aung San Suu Kyi untuk pertama kalinya sejak lebih dari 20 tahun boleh kembali maju dan memenangkan 43 dari 45 kursi.

DK/afp/dpa