1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Ukraina dan Rusia Bahas Konflik Perbatasan

Pimpinan Ukraina dan Rusia membahas konflik di Ukraina dalam pertemuan di Minsk. Poroshenko dan Putin menyatakan ada kemajuan dalam upaya menghentikan pertempuran di Ukraina timur.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko dan Presiden Rusia Vladimir Putin kelihatan berjabat tangan dalam pertemuan di ibukota Belarus, Minsk. Kedua politisi melakukan pembicaraan tertutup selama lebih dua jam hari Selasa malam (26/08). Pengamat menilai pertemuan tersebut sebagai awal perkembangan positif untuk mengakhiri konflik di Ukraina timur.

Usai pertemuan itu, Petro Poroshenko berbicara kepada wartawan dan menyebut pembicaraan dengan Putin "sulit dan kompleks".

Pertemuan di Minsk sebenarnya bertujuan membahas perkembangan ekonomi antara Eropa dan Asia tengah. Pertemuan itu antara lain dihadiri oleh diplomat Uni Eropa Catherine Ashton dan Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev. Namun sorotan utama media ditujukan pada pertemuan langsung antara Poroshenko dan Putin.

Poroshenko menerangkan, Ukraina dan Rusia sepakat membahas upaya meredakan konflik. Para pejabat tinggi akan mempersiapkan sebuah "roadmap" untuk agenda gencatan senjata dengan kelompok separatis pro Rusia.

Putin berjanji "membantu perundingan"

"Roadmap akan disiapkan untuk sesegera mungkin mencapai rejim gencatan senjata, yang secara mutlak harus bersifat bilateral", kata Poroshenko setelah berbicara dengan Putin.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan, pemerintah Ukraina harus berdialog langsung dengan wakil-wakil separatis untuk mencapai perdamaian. Putin menerangkan, pejabat Rusia akan "membantu segala bentuk negosiasi".

Poroshenko kembali mengimbau kepada Rusia untuk menghentikan bantuan militer dan pasokan senjata kepada kelompok separatis, hal yang berulangkali dibantah oleh Rusia.

Militer Ukraina hari Senin merilis video yang memperlihatkan 10 tentara Rusia yang ditahan di Ukraina timur. Rusia kemudian membenarkan penahanan itu dan menyatakan, para serdadu "salah jalan" dan "tidak sengaja melewati perbatasan".

Pertempuran terus berlangsung

Pertempudan antara pasukan pemerintah dan kelompok separatis pro Rusia terus berlangsung di sekitar Luhansk dan Donetsk.

Menurut laporan media, banyak korban tewas dan luka-luka di kedua pihak dalam pertempuran sengit di kota Ilovaisk.

Jurubicara militer Ukraina Andriy Lysenko menerangkan di Kyiv, 13 serdadu Ukraina tewas dan 36 lainnya luka-luka dalam 24 jam terakhir.

Pertempuran juga terjadi di sekitar kota Donetsk dan menewaskan tiga warga sipil, demikian keterangan saksi mata. Donetsk yang berpenduduk sekitar satu juta orang selama beberapa minggu dikepung pasukan pemerintah.

hp/ap (rtr, afp, dpa)

Laporan Pilihan