1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Iptek

Tren Teknologi Terbaru di CeBIT 2017

Pameran teknologi CeBIT 2017 di Jerman tampilkan solusi terapan bagi beragam teknologi digital. Spektrumnya amat luas dari keperluan rumah tangga teknologi tinggi hingga sistem pintar menghindari kemacetan lalu lintas.

Masa depan sudah ada di sini!. Barangsiapa berkunjung ke pameran teknologi CeBIT2017 di Hannover, Jerman yang dibuka untuk umum mulai Senin ini, akan segera mendapat kesan tersebut. Tahun ini tema CeBIT adalah solusi terapan bagi teknologi digital. 

Semua teknologi kini makin terkoneksi secara digital lewat jejaring online. Internet kini mulai menguasi raung publik. Di Jerman berbagai app diluncurkan untuk memudahkan kehidupan warga. Deutsche Telekom misaknya, meluncurkan sistem parkir pintar di Hamburg, yang memungkinkan pengendara selalu dapat menemukan tempat parkir yang kosong.

Tonton video 00:43

Tren Teknologi Terbaru di CeBIT 2017

Robot makin manusiawi

Tren lain yang amat kentara di arena CeBIT tahun ini adalah makin kaburnya batasan antara manusia dengan robot pintar. Mesin-mesin dengan kecerdasan buatan kini makin mampu berinteraksi dengan manusia dan bisa beraksi otonom. Tidak hanya begitu, manusia kini juga makin mengadopsi robot dan bisa bekerja bersama.

Teknik terapan juga sudah dihadirkan sejak beberapa tahun belakangan. Misalnya robot-robot dengan kecerdasan buatan yang dikerahkan untuk menangani pekerjaan amat berbahaya. Misalnya menjinakkan bom, memadamkan kebakaran di reaktor nuklir atau membersihkan bekas kecelakaan di pabrik kimia.

Sosok robot tentu saja tak harus mirip manusia. Tapi sejumlah "robot humanoid" juga ditampilkan di arena CeBIT 2017. Perusahaan Amerika, Ekso Bionics dan Vodafone misalnya menampilkan robot pembantu berjalan pasien kelumpuhan. Sebuah sistem saraf virtual merekam reaksi badan penderita lumpuh, dan menggerakan kaki robot untuk melangkah. Kendala utama teknik ini adalah harganya yang masih mahal, sekitar 120.000 Euro per unit robot.

as/vlz (rtr,ap,afp,dpa)

 

Laporan Pilihan

Audio dan Video Terkait