1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Taiwan Pasang Rudal di Kapal Selam

Angkatan Laut Taiwan mulai tahun depan melengkapi kapal selamnya dengan rudal penangkal dari AS.

default

Taiwan kini tengah meningkatkan pertahanannya terhadap Cina.  Demikian dilaporkan hari Rabu (22/02).  Harian United Daily News di Taipei melaporkan bahwa angkatan laut Taiwan, belum lama ini telah menguji coba rudal Harpoon yang dipesannya tahun 2008 dari Amerika Serikat, menjelang pemasangan rudal itu pada dua kapal selam buatan Belanda.

Disebutkan, lebih dari 30 rudal yang memiliki jangkauan 120 kilometer itu akan memberikan kemampuan menyerang jarak jauh. Kemampuan ini  sebelumnya tidak dimiliki Taiwan. Sementara kantor berita AFP juga menyebutkan, bahwa angkatan laut Taiwan menolak untuk mengomentari laporan itu, sesuai kebijakan militer mengenai pembelian senjata.

Sebelumnya, Taiwan telah melengkapi pesawat-pesawat tempur F-16 yang dimilikinya dengan rudal Harpoon. Peningkatan daya tempur Taiwan ini merupakan bagian dari kesepakatan pembelian senjata dari AS di tahun 2008, yang sempat menuai protes keras dari Cina. Termasuk dalam perjanjian itu, terdapat pemesanan rudal Patriot dan helikopter tempur Apache. 

Hubungan antara Taipei dan Beijing membaik sejak 2008, ketika Ma Ying-jeou dari partai Kuomintang berada di pucuk kekuasaan. Ma mengupayakan perbaikan hubungan itu dengan mengedepankan intrepretasi masing-masing negara, terhadap paham satu Cina.

Baik perdagangan maupun turisme antara kedua negara meningkat. Namun Beijing masih menganggap Taiwan sebagai salah satu propinsinya, dan bila perlu siap mempersatukannya lagi secara militer. Meskipun sejak akhir perang saudara 1949, Taiwan sudah otonom. Oleh sebab itu, pemerintah di Taipei berusaha mendapatkan perlengkapan senjata mutakhir, biasanya dari Amerika Serikat.

Koesoemawiria/afp/rtr
Editor: Marjory Linardy