1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Susunan Kabinet Baru Indonesia Diumumkan

Rabu malam, susunan kabinet yang dinamakan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2 diumumkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bersama Wakil Presiden Budiono

default

sehari setelah pelantikan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan kabinet barunya

“Djoko Suyanto, Menteri kordinator Politik Hukum dan Keamanan. Hatta Rajasa Menko Perekonomian. Agung Laksono, Menko Kesra. Sudi Silalahi Sekretaris Negara. Gamawan fauzi, Menteri dalam Negeri”. Itulah beberapa nama dari tim sukses Yudhoyono yang terpilih masuk kedalam daftar 34 menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2.

Selain anggota tim sukses, Yudhoyono menjatah sejumlah petinggi Partai Demokrat yang mengusungnya dalam Pilpres, seperti Andi Malarangeng, EE Mangindaan dan Darwin Saleh. Disamping itu, Yudhoyono juga memenuhi janjinya memberi sejumlah kursi menteri untuk enam partai pendukungnya: PKS, PPP, Partai Amanat Nasional, PKB, dan Golkar. Sebagian diantaranya merupakan ketua umum partai.

Kabinet baru Yudhoyono diumumkan di tengah kritik sejumlah kalangan yang memandang beberapa nama menteri tak berpengalaman atau tidak kompeten di bidangnya.

Sementara itu, menteri dari kalangan profesional tidak banyak. Namun dari track-recordnya beberapa menteri, diharapkan bisa terus mendorong perkembangan ekonomi dan hubungan internasional Indonesia.

Di antaranya, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa , Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh dan Menteri Perindustrian MS Hidayat. Di samping itu, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Setyaningsih serta Kepala Bappenas Armida Alisjahbana.

Yudhoyono tampak meyakini seleksi yang meliputi uji kelayakan dan kepantasan ini merupakan yang terbaik. Ia juga mengakui bahwa sebagian dari mereka telah dipinang sejak Yudhoyono ditetapkan sebagai pemenang Pilpres dua bulan lalu.

Di luar itu, Yudhoyono mempertahankan posisi Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima TNI. Ia juga membentuk badan baru, yaitu Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, yang akan dipimpin mantan kepala BRR Aceh Nias, Kuntoro Mangkusubroto. Hari Kamis (22/10), para menteri dalam kabinet Indonesia bersatu jilid dua akan dilantik.

Zaki Amrullah
Editor : Edith Koesoemawiria

Laporan Pilihan