1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Survey Dunia: Indonesia Paling Optimis Tatap 2013

Bank Dunia memberi sinyal positif mengenai perkiraan ekonomi Indonesia tahun depan. Pada saat bersamaan, sebuah survey dunia mengungkapkan bahwa orang Indonesia adalah yang paling optimis menghadapi 2013.

Pengumuman mengenai Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi tahun 2013, yang dirilis Bank Dunia hari Rabu (19/12) menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bersama Cina dan sejumlah negara Asia Timur akan naik di tengah krisis yang masih membelit dunia.

Ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh 6,6 persen tahun depan, naik dari pertumbuhan tahun 2012 yang berkisar antara 6,3 hingga 6,4 persen.

Sementara ekonomi Cina diperkirakan bakal mengalami pertumbuhan 8 persen. Selain itu sejumlah negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos, Myanmar dan bahkan Timor Leste juga diprediksi mengalami pertumbuhan positif.

Optimisme Masyarakat Indonesia

Pada saat bersamaan, hasil polling terbaru di dunia mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia bersama India dan Brazil adalah yang paling optimis bahwa ekonomi akan semakin membaik tahun depan, dengan lebih dari tiga perempatnya memberikan dua jempol mengenai prospek ekonomi global 2013.

Sementara kurang dari sepertiga masyarakat di Belgia, Spanyol, Prancis, Polandia dan Italia yang percaya bahwa ekonomi dunia akan membaik.

“Ada sejumlah besar optimisme di masa mendatang,” kata Keren Gottfried, manajer riset Ipsos Public Affairs, sambil menambahkan bahwa angka itu melonjak 8 persen sejak tahun lalu.

Sementara banyak yang masih meragukan ekonomi dunia, 80 persen dari 18.500 responden di 24 negara yang menjadi sampel penelitian ini, percaya bahwa 2013 akan menjadi tahun yang lebih baik bagi mereka secara pribadi.

“Orang-orang sangat senang, tak diragukan lagi,” tambah Gottfried.

Rayakan Tahun Baru

Seiring naiknya optimisme, banyak orang mengatakan bahwa mereka kini sedang punya mood yang baik untuk merayakan pergantian tahun. Sekitar 40 persen mengaku akan melewatkannya bersama keluarga dan para sahabat, khususnya di Swedia, Brazil, Afrika Selatan, Cina dan Meksiko, di mana lebih dari setengah masyarakat di sana mengaku akan merayakan tahun baru.

Jepang adalah negara yang masyarakatnya paling sedikit menjemput dengan antusias kedatangan tahun 2013. Hanya 13 persen diantara mereka yang merencanakan pesta. Sementara hanya sepertiga warga di Inggris, Australia, Amerika Serikat dan Rusia yang punya acara tahun baru.

Orang Indonesia, Jepang dan Korea Selatan termasuk yang mengaku akan melewatkan tahun baru dengan keadaan sadar realita, dengan hanya 10 persen atau kurang orang yang berencana akan merayakan tahun baru dengan minum minuman beralkohol, berbeda dengan 40 persen di Swedia, dan sekitar 30 persen di Jerman, Polandia dan Belgia.

“Sebagian besar orang akan merayakan tahun baru dengan berbagai cara, sementara 9 persen mengatakan bahwa mereka memilih tidur,“ kata Gottfried. “

ab/ as (RTR, afp)