1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

190511 Strauss-Kahn Rücktritt

19 Mei 2011

Sejak hari Minggu (15/05), Dominique Strauss-Kahn mendekam di tahanan Amerika Serikat, karena tuduhan perkosaan. Diperkirakan prosesnya akan memakan waktu lama, hingga tuduhan itu terbukti atau tidak terbukti.

https://p.dw.com/p/11Jc4
Strauss-Kahn (kanan) di ruang pengadilan kota Manhattan, Senin (16/05)Foto: dapd

Dominique Strauss-Kahn resmi mengundurkan diri dari jabatan sebagai direktur utama Dana Moneter Internasional (IMF), Rabu malam (18/05), waktu Amerika Serikat. Strauss-Kahn mendapatkan konsekuensi peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu. Selasa lalu (16/05), Menteri Keuangan Amerika Serikat Timothy Geithner dan IMF mendesak penunjukkan pengganti Strauss-Kahn, "Strauss-Kahn sekarang tidak lagi bisa memimpin IMF. IMF harus mengumumkan nama pengganti sementara pemegang jabatan direktur.“

Tentunya pengumuman pengunduran diri pria berusia 62 tahun itu tidak lagi mengejutkan. Meskipun demikian, kabar tersebut menarik perhatian besar dunia keuangan dan publik.

Dominique Strauss-Kahn dalam surat pengunduran dirinya kepada IMF menyesalkan perkembangan situasi yang meliputinya saat ini. "Saya sangat sedih," demikian ditulisnya, seperti yang dikutip oleh IMF. Lebih lanjut dalam suratnya, Strauss-Kahn menulis bahwa yang dipikirkannya saat ini adalah istrinya yang sangat dicintainya, anak-anak, keluarga, dan temannya. Strauss-Kahn juga menyangkal semua tuduhan terhadapnya. Pengunduran dirinya dari IMF bukan berarti ia mengaku bersalah.

IMF IWF Vize John Lipsky International Monetary Fund
John Lipsky, wakil direktur IMF yang kini ditunjuk sebagai direktur utama sementaraFoto: AP

Bersamaan dengan pengunduran diri Strauss-Kahn, pengadilan di New York memutuskan apakah politisi Perancis Strauss-Kahn tetap ditahan di Pulau Rikers atau dibebaskan. Pengacara Strauss Kahn mengumumkan bahwa Strauss-Kahn bersedia membayar satu juta Dollar untuk jaminan pembebasannya. Ia juga menyatakan setuju untuk tinggal di apartemen putrinya di New York sebagai tahanan rumah. Di sana, Strauss-Kahn diawasi dengan gelang kaki bersensor.

Senin (16/05), pengadilan menolak permohonan pembebasan dengan jaminan Strauss-Kahn. Alasannya, khawatir Strauss-Kahn akan melarikan diri. Sementara itu tim pembela Strauss-Kahn mengabarkan bahwa kliennya sudah menerima kembali paspor. Pengembalian paspor itu merupakan salah satu persyaratan pembebasan dari sel pemeriksaan.

Hingga berita ini diturunkan, masih belum diumumkan nama pengganti Strauss-Kahn. Sebelumnya Strauss-Kahn selalu menekankan bahwa ia mendukung rencana jika penggantinya berasal dari negara berkembang dan bukan dari Eropa. Selama ini pula IMF selalu dipimpin oleh orang Eropa dan Bank Dunia selalu dipimpin orang Amerika Serikat. Beberapa waktu terakhir ini negara ambang industri seperti Cina, Brazil dan India juga meminta hak warganya dipilih mengisi jabatan pimpinan dua lembaga keuangan internasional itu. Saat ini ditunjuk John Lipsky, yang berasal dari Amerika Serikat, sebagai direktur pengganti sementara IMF.

Klaus Kastan/Luky Setyarini

Editor: Agus Setiawan