1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Menlu AS di Indonesia

17 Februari 2014

Stabilitas wilayah Asia-Pasifik tergantung ASEAN dalam masalah wilayah laut. Itu dikatakan Menlu AS, John Kerry, Senin (17/02), dalam kunjungan di Jakarta. Ia juga serukan ditingkatkannya upaya memerangi perubahan iklim.

https://p.dw.com/p/1BADV
Menlu AS, John KerryFoto: picture-alliance/AP Photo

Menteri Luar Negeri AS itu mengatakan, negosiasi kesepakatan dagang kemitraan Trans-Pacific juga akan terus berlangsung, dan ia menduga, Kongres AS akan mencapai keputusan yang sesuai tentang pembicaraan perdagangan.

Hari Minggu (16/02) John Kerry menyerukan semua negara untuk lebih berusaha mengatasi perubahan iklim, dengan menyebutnya "senjata pemusnah massal terbesar di dunia". Dalam pidatonya, Kerry mengemukakan argumentasi moral dan ekonomi bagi pentingnya pengurangan emisi gas rumah kaca. Ia memperingatkan, negara-negara Asia yang berada di dataran rendah dan ekosistem mereka yang kaya menjadi wilayah bumi yang paling terancam jika permukaan laut tambah tinggi.

Kerry dikenal sebagai politisi yang selalu menekankan pentingnya penjagaan kelestarian lingkungan. Ia tiba di Indonesia Sabtu malam (15/02) untuk mengadakan pembicaraan bilateral, yang juga menjadi bagian lawatannya di Asia. Sebelum ke Indonesia ia telah mengunjungi Korea Selatan dan Cina. Namun hari Minggu (16/02) departemen luar negeri menyatakan pembicaraan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terpaksa dibatalkan, karena SBY sibuk mengurus koordinasi langkah pertolongan bagi warga yang terkena bencana erupsi gunung Kelud.

Mengunjungi Mesjid Istiqlal

John Kerry juga mengadakan kunjungan ke mesjid Istiqlal, di Jakarta, Minggu (16/02). Setelah menanggalkan sepatunya, Kerry mengikuti tur selama 20 menit ke berbagai bagian mesjid, dengan disertai imam besar Kyai Haji Ali Musthafa Ya'qub. Kerry menyebut mesjid Istiqlal "tempat yang istimewa", selain itu ia juga mengatakan di depan wartawan, ia merasa memperoleh kesempatan istimewa untuk bisa datang dan berterima kasih kepada imam besar karena memperbolehkannya datang.

Pemerintah AS di bawah Presiden Barack Obama telah berupaya keras untuk memperbaiki hubungan dengan dunia Islam, yang sangat memburuk selama masa pemerintahan George W. Bush dan serangan ke Irak tahun 2003 yang dipimpin AS.

ml/hp (RTR, AFP)