1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Situasi Keamanan di Irak Semakin Memprihatinkan

Walau sudah tiga bulan tentara AS ditarik dari tiga kota besar di Irak, situasi keamanan di negara itu tak juga membaik.Hampir setiap hari ada laporan tentang serangan yang memakan banyak korban.

default

Sebuah gedung yang turut menjadi korban serangan bom di Bagdad, 25 Okt 09

Euforia yang awalnya menyertai penarikan mundur sebagian tentara Amerika Serikat , di banyak daerah kini beralih menjadi keraguan.

Presiden AS Barack Obama tampil di televisi dan mengatakan, kondisi di Irak membaik, kekerasan pada prinsipnya berkurang. Rakyat Irak bisa terbelalak jika mendengar pernyataan itu. Situasi membaik? Kekerasan berkurang? Satu-satunya pihak yang menarik keuntungan dari penarikan tentara AS dari kota-kota besar Irak adalah tentara Amerika sendiri. Sejak penarikan itu, tentara yang menjadi korban serangan, berkurang. Bagi rakyat sipil Irak, yang sejak Juli dan seterusnya dilindungi oleh pasukan keamanannya sendiri, kondisi tetap berbahaya seperti sebelumnya.

Serangan mengguncang Kirkuk, Mossul, tapi terutama di ibukota Bagdad sendiri. Lebih dari 150 korban tewas dalam serangan ganda pada akhir Oktober, dan 100 lebih pada serangan dengan skenario yang sama mengerikannya pada pertengahan Agustus. Serangan yang juga menekan secara psikis.

Ketakutan tetap berkembang walaupun pemerintah menyatakan situasi terkendali. Kenyataannya, jumlah warga Irak yang tewas di bulan Oktober lebih dari 400 orang, dua kali lipat lebih banyak daripada di bulan September.

Sejak tentara AS mundur dari kota-kota besar Irak, keamanan bukan tergantung pada tentara atau polisi Irak, tetapi lebih pada kenekatan pelaku serangan.

Seperti yang dikuatirkan AS, juga militer Irak, serangan-serangan baru bisa membahayakan atau malah menghalangi pelaksanaan pemilu parlemen yang dijadwalkan Januari 2010 mendatang. Hal ini dapat membawa Irak pada krisis baru. Perdana Menteri Nuri Al Maliki yang berjanji menjadikan Irak lebih aman, tampaknya tak berdaya menghadapi pihak-pihak yang ingin mendestabiliasi negara itu. Ditambah lagi para politisi korup dan tak punya kapabilitas yang berkontribusi pada kesuraman Irak.

Walau banyak perbedaan pendapat, ada satu hal yang sama-sama disepakati politisi Irak dan Amerika Serikat. Gunakan kata-kata indah untuk menutupi keadaan sebenarnya.

Ulrich Leidholdt/Renata Permadi

Editor: Yuniman Farid