1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Singapura Akan Pertahankan Wajib Militer

Singapura akan mempertahankan sistem wajib militernya. Menteri Pertahanan Singapura menyatakan, Singapura harus punya pertahanan mandiri dalam suasana global yang makin tidak pasti.

Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen mengatakan, wajib militer sangat penting terutama untuk negara-negara kecil seperti Singapura. Bahkan negara-negara yang sudah menghapus wajib militer kini menyesali keputusan itu.

Dia menyebut kasus Lithuania sebagai contoh, yang membatalkan wajib militer setelah berakhirnya Perang Dingin.

"Tapi bukannya stabilitas yang datang, hampir dua dekade kemudian terjadi krisis di Ukraina dan aneksasi Krimea," kata Ng Eng Hen di hadapan para calon tentara memperingati 50 tahun wajib militer yang disebut National Service (NS).

"Sekarang, Lithuania ingin mengembalikan wajib militer," kata Ng.

Dia juga mengingatkan kasus Kuwait, yang harus bergantung pada pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat, ketika diinvasi oleh Irak tahun 1990.

"Singapura tidak bisa bergantung pada orang lain untuk menyelamatkan diri, jika kita terjebak dalam situasi serupa," katanya.

Singapur Verteidigungsminister Ng Eng Hen (Getty Images/AFP/R. Rahman)

Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen

Wajib militer di Singapura mulai diberlakukan tahun 1967, dua tahun setelah perpecahan dari Malaysia.

Berdasarkan Undang-Undang Wajib Militer, seluruh penduduk pria yang berbadan sehat dan berusia 18 tahun di Singapura, baik warga negara maupun warga asing yang berstatus penduduk tetap (permanent resident), wajib mendaftarkan diri pada National Service, kecuali yang mendapat pengecualian.

Setelah mengikuti wajib militer selama dua tahun, mereka bisa dipanggil bertugas sampai 40 hari per tahun dalam Dinas Operasi Siaga Wajib Militer Nasional (Operationally Ready National Service - ORNS) hingga usia 50 tahun bagi perwira atau 40 tahun bagi pangkat lain.

Militer Singapura adalah salah satu yang terbaik di Asia, dengan peralatan canggih yang mencakup kapal selam, jet tempur tipe F-15 dan F-16 serta helikopter serang jenis Apache.

hp/yf (afp, ap, cnnindonesia)

 

Laporan Pilihan