1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Sidang Breivik Masuki Tahap Akhir

Setelah berjalan selama 10 minggu, sidang pengadilan terhadap terdakwa pembunuhan massal Anders Behring Breivik kini memasuki tahap akhir. Jaksa dan pengacara akan menyampaikan argumen penutup mereka.

Anders Behring Breivik telah mengakui melakukan aksi pembantaian yang menewaskan 77 orang pada tanggal 22 Juli 2011. Di Oslo, Norwegia, Breivik meledakkan bom mobil di wilayah perkantoran pemerintah, menyebabakan tewasnya delapan orang. Setelah melakukan aksi di ibukota Norwegia, Breivik kemudian pergi ke Pulau Utoya. Di pulai ini, Breivik menembak mati 69 orang. Sebagian besar korban tewas di Utoya adala remaja yang tengah menghadiri acara perkemahan musim panas yang diselenggarakan oleh organisasi pemuda Partai Buruh.

Di depan pengadilan, Breivik mengatakan bahwa aksinya merupakan perbuatan “kejam tapi diperlukan” untuk melindungi Norvegia dari gelombang multikulturalisme dan “invasi Muslim”. Sepanjang persidangan, yang menjadi masalah utama adalah untuk menentukan apakah terdakwa waras atau tidak. Terdapat dua evaluasi kejiwaan yang saling bertentangan.

Jaksa akan memutuskan dalam argumen penutup, apakah pengadilan harus membuktikan bahwa Breivik bertanggungjawab atas perbuatannya atau tidak. Jika terbukti waras, Breivik terancam maksimal 21 tahun hukuman penjara. Masa kurungan dapat diperpanjang selama ia masih dianggap dapat membahayakan masyarakat. Dan jika terbukti mengalami gangguan jiwa, Breivik akan menghabiskan sisa hidupnya dalam perawatan kejiwaan.

Sidang akan berakhir pada hari Jumat (22/06) dengan pembacaan pembelaan pengacara. Sementara keputusan pengadilan baru akan keluar dalam beberapa minggu ke depan.

yf (ap/afp)