1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Siapa Lawan Djarot di Pilgub Sumatera Utara?

4 Januari 2018

Meski mendulang popularitas tinggi usai memimpin DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat yang resmi diusung PDIP untuk Pilkada Sumatera Utara harus menghadapi lawan berat. Siapa saja?

https://p.dw.com/p/2qJjr
Djarot Saiful Hidayat
Djarot Saiful HidayatFoto: Getty Images

Bekas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, diusung sebagai calon gubernur dalam pilkada Sumatera Utara. Keputusan tersebut diumumkan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di Jakarta, Kamis (4/1)

"Untuk Sumatera saya mau masukkan Pak Djarot ke sana," ujar Megawati. "Untung Djarot mau katanya sebagai petugas partai dia bersedia," imbuhnya kepada awak media.

Rumor tentang penunjukkan Djarot sebagai cagub PDIP sudah beredar sejak beberapa pekan silam. Menurut Megawati, sayang jika tokoh semuda dan dengan rekam jejak seperti bekas wakil gubernur Jakarta itu harus menganggur. "Orangnya serius, saya menilai pasti bisa,” kata Mega.

Karir Djarot mencuat sejak menjabat walikota Blitar selama 10 tahun. Ia antara lain berhasil mendongkrak perekonomian kota dengan menggandeng pengusaha kecil dan menengah. Selama menjabat, sosok yang dikenal sederhana itu mendapatkan beragam penghargaan, antara lain Adipura pada 2006, 2007 dan 2008.

PDIP berharap popularitas dan rekam jejak Djarot dapat menaklukkan calon gubernur pilihan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Edy Rahmayadi.

Edy yang mengaku sudah mengajukan surat pengunduran diri sempat mengajukan nama pengusaha lokal, Musa Rajekshah sebagai calon wakilnya pada Pilkada Sumut. Pria yang biasa disapa Ijeck itu cukup dikenal di kalangan muda lantaran aktif sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia cabang Medan dan Ketua Harley Davidson Club Indonesia Sumatera Utara.

Sementara Edy bukan pula sosok asing di Sumatera Utara. Dia lama ditugaskan di Komando Daerah Militer Bukit Barisan sebelum dipindahkan ke Jakarta.  Untuk maju ke Pilkada Sumut, dia mengklaim sudah mendapatkan restu dari 5 partai besar yakni PKS, Gerindra, PAN, Golkar dan Nasdem.

Selain kedua pasangan tersebut, Djarot juga harus menghadapi calon terkuat, yakni plt Gubernur. Di berbagai jajak pendapat, popularitas Erry yang dulu diusung Golkar dan Nasdem itu menempati urutan pertama.

Meski persaingan yang berat, Megawati meyakini Djarot adalah pilihan terbaik buat mewakili partainya di Sumatera Utara. Provinsi yang sering mencatat kasus korupsi di level gubernur itu dinilai menginginkan sosok dengan kinerja yang sudah terbukti. "Menurut saya yang bisa menjawab permasalahan kegelisahan itu adalah Djarot Syaiful Hidayat," kata Mega.

rzn/hp (kompas, detik, waspada)