1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Serangan Bunuh Diri di Rawalpindi

Rangkaian serangan teror terhadap kaum Syiah di Pakistan tak juga mereda. Seorang pelaku serangan meledakkan diri dalam prosesi sebuah jemaat muslim di Rawalpindi.

Rangkaian serangan teror terhadap kaum Syiah di Pakistan tak juga mereda. Seorang pelaku serangan meledakkan diri dalam prosesi sebuah jemaat muslim di Rawalpindi serta menewaskan 23 orang. Lebih dari 60 orang cedera, di antaranya anak-anak, demikian menurut pihak kepolisian. Kelompok Taliban Pakistan menyatakan bertanggung jawab atas serangan bunuh diri tersebut. Seorang tokoh organisasi radikal itu mengatakan kepada kantor berita AFP, kaum Syiah telah menghina Nabi Muhammad. Taliban adalah sebuah kelompok Sunni.

Seorang pejabat tinggi kepolisian menerangkan bahwa aparat keamanan awalnya hendak memeriksa pelaku bunuh diri di Rawalpindi saat ia hendak bergabung dengan prosesi Syiah tersebut. Namun si pelaku berhasil kabur dan kemudian meledakkan diri, ketika jemaat Syiah meninggalkan lokasi ibadah. Pelaku dikatakan membawa granat-granat yang sebagian meledak. Kombinasi antara bahan peledak dan granat diduga menyebabkan tingginya jumlah korban, ujar polisi Hasseb Shah.

Hari Rabu berdarah

Local residents gather at the site of an overnight suicide bomb attack on minority Shiite Muslims procession in Rawalpindi on November 22, 2012. A suicide bomber struck a night-time Shiite march in Pakistan, in the bloodiest attack of a day of violence that left at least 28 people dead as Islamic leaders gathered for a rare summit in Islamabad. Police in the garrison city of Rawalpindi near the capital said the attack on the procession of minority Shiite Muslims killed at least 16 people, after the suicide bomber blew himself up when he was stopped for a security check. AFP PHOTO/Aamir QURESHI (Photo credit should read AAMIR QURESHI/AFP/Getty Images)

Serangan bunuh diri di Pakistan, Rawalpindi

Sementara itu, dua orang tewas dalam serangan bom terhadap sebuah mesjid Syiah di Karachi hari Rabu (21/11). Menurut keterangan kepolisian, sedikitnya lima serangan dengan setidaknya 35 korban tewas pada hari Rabu (21/11). Sedangkan Taliban sendiri mengakui bertanggung jawab atas empat serangan teror.

20 persen dari sekitar 180 juta penduduk Pakistan termasuk kelompok Syiah. Saat ini, kelompok minoritas ini menjalankan bulan duka Muharram yang akan berakhir pada hari Minggu ini dengan upacara duka Ashura. Di sini kaum Syiah memperingati kematian Imam Hussein yang dianggap sebagai keturunan sah kakeknya, Nabi Muhammad. Hussein tewas dibunuh tahun 680 dalam pertempuran di Karbala yang saat ini termasuk wilayah Irak. Peristiwa itu menandai pemisahan diri final kaum Syiah dari Sunni dalam agama Islam.

CSF/HP (dapd, afp, dpa)

Laporan Pilihan