1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Sebelum Tabrakan, USS John S. McCain Diduga Alami Kerusakan Kendali

Seorang perwira militer mengatakan kapal perusak AS, USS John S. McCain sempat mengalami kerusakan sistem kendali sebelum bertabrakan dengan kapal tanker di Singapura. Namun Pentagon tidak menutup kemungkinan sabotase.

Belasan kapal laut, pesawat udara dan regu penyelam masih mencari 10 awak kapal USS John S. McCain yang dinyatakan hilang. Kapal perusak AS itu bertabrakan dengan sebuah kapal tanker berbendera Nigeria pada Senin (22/8) pagi di kawasan perairan antara Singapura dan Malaysia.

Insiden tersebut menyebabkan kerusakan berat pada lambung kiri kapal.

Tabrakan kapal yang melibatkan USS John S. McCain adalah insiden laut ke empat yang dialami armada Pasifik AS sepanjang tahun ini. Menyusul peristiwa di Singapura, militer AS akan menggelar penyelidikan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua armada di Samudera Pasifik.

Akibatnya hampir semua operasi militer terpaksa ditunda untuk memperbaiki sistem keamanan kapal.

Senin silam Kepala Operasional Angkatan Laut AS, Admiral John Richardson mengklaim pihaknya tidak menemukan bukti dugaan kesengajaan atau bahwa tabrakan disebabkan oleh sabotasi. "Tapi kami mempertimbangkan semua kemungkinan," tulisnya di Twitter.

Sebuah laporan CNN yang mengutip seorang perwira tinggi tak dikenal menyebutkan pihaknya menemukan indikasi yang mengarah pada kerusakan sistem kendali kapal ketika USS John S. McCain hendak memasuki Selat Malaka. 

Selain Singapura, Malaysia dan Indonesia juga mengirimkan kapal untuk membantu upaya pencarian pelaut yang hilang. Saat ini USS John S. McCain sedang diperbaiki di pangkalan militer Changi di Singapura, termasuk di antaranya mengeringkan ruang mesin dan komunikasi yang banjir, serta menutup lubang pada lambung kapal.

rzn/yf (rtr,ap)

Laporan Pilihan