1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Olahraga

Schumacher Kembali ke Sirkuit F-1

Pembalap kawakan Formula-1 Jerman, Michael Schumacher, akan meramaikan lagi arena balap mobil bergengsi ini. 'Schumi' bergabung dengan tim Mercedes untuk sesi tahun 2010. Ini sensasi bagi para penggemarnya.

default

Michael Schumacher juara dunia F-1 tujuh kali

Berita tentang bakal kembalinya Michael Schumacher ke arena balap mobil Formula-1 tersebar, setelah harian Jerman 'Bild' di situs internetnya melaporkan hal itu Senin (22/12). Pembalap kawakan yang bulan Januari mendatang akan merayakan ulang tahun ke 41-nya ini, diberitakan siap bergabung dengan tim Mercedes dalam sesi balap mobil Formula-1 tahun 2010. Sehari kemudian, tim F-1 Mercedes mengeluarkan pernyataan resmi membenarkan hal itu.

Artinya, sang juara F-1 tujuh kali itu akan kembali ke tim yang pernah mendukung dia pada awal karirnya. Michael Schumacher pernah bergabung dengan tim junior Mercedes tahun 1991, sebelum meniti karir sebagai pembalap utama F-1. Ia kemudian bergabung dengan tim Benetton dan menjadi juara dunia tahun 1994 dan 1995. Tahun 1996 Michael Schumacher yang di Jerman mendapat julukan 'Schumi' bergabung dengan Ferrari. Inilah masa-masa menentukan dalam karir Michael Schumacher. Bersama Ferrari ia berjaya dan menjadi bintang utama di arena balap mobil. Ia memboyong titel juara dunia lima kali untuk tim Ferrari. Nama Michael Schumacher kemudian lekat dengan mobil bersimbol kuda jingkrak dengan warna latar merah.

Tahun 2006, Michael Schumacher memutuskan untuk mundur dari arena balap mobil F-1. Ia tampil terakhir kali pada balapan di Sao Paolo, Brasil, 22 Oktober 2006. Ketika itu, ia tidak berhasil merebut gelar juara dunia dari tangan juara bertahan Fernando Alonso.

Michael Schumacher sudah pernah merencanakan comeback Agustus lalu. Ketika itu, pembalap utama dari kubu Ferrari, Felipe Massa, mengalami kecelakaan dan tidak bisa ikut balapan selanjutnya. Schumacher lalu menerangkan akan membantu tim Ferrari dan menggantikan Felipe Massa. Pernyataan itu merupakan sensasi besar di kalangan F-1. Tapi ternyata kondisinya saat itu belum memungkinkan ia turun ke sirkuit. Michael Schumacher, yang juga gemar bermotor, Februari 2009 mengalami kecelakaan berat ketika berlatih dengan motor di sebuah sirkuit di Spanyol. Kecelakaan itu ternyata punya dampak jangka panjang. Ketika itu ia mengalami keretakan pada bagian leher, kepala dan rusuk.

Balapan F-1 menuntut kondisi fisik yang prima. Selama melaju dalam kecepatan tinggi, seorang pembalap harus mampu menahan tekanan berat pada kepada dan leher. Setelah melakukan berbagai tes fisik dan latihan di sirkuit balapan, dengan sedih Schumacher menerangkan pembatalan rencana comebacknya dengan Ferrari. "Terutama saya ingin menyampaikan penyesalan saya, bahwa ini harus berakhir di sini. Saya betul-betul menyesal, tidak bisa mewujudkan semangat dan eforia yang muncul dalam rencana ini," kata Schumacher. Ketika itu, ia tidak memberi gambaran jelas tentang kelanjutan karirnya. "Ya, tentu saja banyak spekulasi, tapi fakta yang paling penting untuk saat ini adalah, dan ini yang menyedihkan bagi saya, saya belum bisa melakukan hal yang saya inginkan," jawabnya ketika ditanya soal rencana kembali ke sirkuit bulan Agustus lalu.

Sekarang, kelihatannya kondisi Schumacher sudah makin baik, sehingga tim medis pun tidak keberatan ia kembali ke arena F-1. Tahun depan, tim Mercedes akan menurunkan dua pembalap utama asal Jerman, Michael Schumacher dan pembalap muda Nico Rosberg. Sesi F-1 tahun depan dibuka dengan balapan pertama di Bahrain tanggal 14 Maret 2010.

Hendra Pasuhuk

Editor: Yuniman Farid