1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Schäuble Janjikan 'Langkah Jelas' Kepada G20

Menteri keuangan Jerman optimis akan mencapai solusi yang meyakinkan dalam krisis utang Euro. Schäuble menegaskannya di Paris, saat mengikuti pertemuan negara-negara maju dan ambang industri.

default

Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schäuble di Paris

Dalam usaha menemukan solusi krisis utang Euro, kedua negara terkuat di zona Euro, Jerman dan Perancis, siap bekerja sama. "Kami berada di posisi yang sama", jelas Menteri Keuangan Wolfgang Schäuble di awal pertemuan dua hari para menteri keuangan dalam ketua mata uang dari negara maju dan ambang industri terpenting (G20) di Paris. Sebelumnya Schäuble bertemu dengan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan menteri keuangannya Francois Baroin.

Schäuble menjamin kepada G20, Eropa akan mengambil langkah jelas untuk mencegah penyebaran krisis Euro. "Termasuk melengkapi semua bank dengan sistem relevan dengan modal yang dibutuhkan. Jika bank-bank tidak bisa memenuhi persyaratan dengan kemampuan sendiri, maka menurut Schäuble negara akan turut membantu. Menteri keuangan Jerman ini sepertinya yakin, bahwa dalam KTT Uni Eropa 23 Oktober mendatang semua keputusan yang diperlukan dalam masalah krisis Euro akan dicapai.

Paksaan Untuk Persediaan Cadangan

Ketua komisi Uni Eropa Jose Manuel Barroso, pekan ini menampilkan rencananya, dimana bank-bank dengan resiko pinjaman tinggi dipaksa untuk menambah cadangan modalnya. Kalau perlu dengan bantuan negara. Saat ditanya apakah pemerintah di Berlin akan mendukung rencana Barroso, Schäuble mengatakan, "Tentu, itu usulan bersama Sarkozy dan kanselir Angela Merkel."

Bank-bank harus dipersiapkan menghadapi krisis hutang yang semakin parah, jika Yunani akan dibantu sebagian hutangnya. Schäuble tidak menutup kemungkinan penghapusan sebagian hutang semacam itu. Di waktu bersamaan ia memperingatkan, "Itu jalan yang salah untuk berspekulasi. Kami membutuhkan keputusan, bukan spekulasi."

Usulan Tidak Memiliki Efek

Penambahan modal dari Dana Moneter Internasional, IMF, untuk mendukung negara-negara zona Euro yang goyah, ditolak oleh Schäuble. Lagipula Eropa harus menangani sendiri sebagian besar tugas yang ada. Masalah utama krisis, yakni kurangnya regulasi pasar keuangan dan terlalu tingginya hutang negara, harus dibenahi. "Politik dan konsolidasi harus dilanjutkan", tegas Schäuble.

Tiga negara G20, Brasil, India dan Cina sebelumnya mengusulkan untuk membeli pinjaman dari IMF untuk menyelamatkan negara di ambang krisis, seperti Italia atau Spanyol, atau menyediakan kredit bagi penyelamatan bank-bank. Secara terang-terangan, negara-negara ambang industri melakukannya untuk mendapatkan pengaruh lebih di IMF. Tetapi Menteri Keuangan Amerika Serikat Timothy Geithner menolak. Menurutnya, masalah keuangan warga Eropa sulit untuk diselesaikan, walaupun tidak melebihi sarana yang dimiliki Eropa.

"Occupy Frankfurt"

Bersamaan dengan pertemuan G20 di Paris, para pengritik kapitalisme akan berdemonstrasi di seluruh dunia hari Sabtu (15/10) menentang kekuasaan pasar keuangan.

Terinspirasi oleh gerakan 'Occupy Wall Street' di Amerika Serikat, aksi protes juga direncanakan di beberapa kota Jerman, diantaranya di depan Bank Sentral Eropa di Frankfurt am Main. Slogan yang diusung di kota keuangan Jerman : 'Occupy Frankfurt'.

Christian Walz/Vidi Legowo-Zipperer

Editor : Renata Permadi

Laporan Pilihan