1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Rusia Perintahkan Pengusiran 755 Diplomat AS

Selain pengurangan 755 diplomat AS di Moskow, Presiden Rusia Vladimir Putih juga mengatakan pemerintahannya mungkin akan ambil langkah lain sebagai reaksi atas sanksi terbaru AS.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan hari Minggu kemarin (30/07) dalam wawancara dengan Vesti TV , AS harus mengurangi staf diplomatik sebanyak 755 orang hingga 1 September mendatang. "Karena lebih dari 1.000 orang - diplomat dan staf pendukung AS- saat ini bekerja di Rusia, 755 harus menghentikan aktivitasnya di Rusia," tambah Putin.

Hari Jumat lalu Moskow sudah memerintahkan AS untuk mengurangi ratusan orang dari staf diplomatiknya di Rusia. Moskow juga tidak akan memperpanjang ijin penggunaan dua lokasi bagi fasilitas kedutaan AS. Itulah langkah balasan yang diambil pemerintah di Kremlin sebagai reaksi atas usulan sanksi-sanksi baru AS, yang disetujui Kongres dan Senat AS. Jumat (28/07) Gedung Putih menyatakan Presiden AS, Donald Trump akan menandatangani keputusan tersebut.

Baca juga: Rusia Balas Sanksi AS Dengan Pengusiran Diplomat

Saling balas antara AS dan Rusia

Sebagian dari sanksi baru AS terhadap Rusia, adalah reaksi setelah Dinas Rahasia AS menarik kesimpulan, bahwa Rusia memanipulasi pemilu presiden tahun 2016. Selain itu ini juga langkah penghukuman bagi Rusia karena menganeksasi Semenanjung Krimea tahun 2014. Sejauh ini Moskow terus menampik tuduhan ikut campur dalam pemilu AS.

 

Hari Jumat lalu Mokow juga menyatakan, setelah pengurangan jumlah anggota staf AS di Rusia, nantinya AS hanya punya 455 anggota staf diplomatik di Rusia. Itu sama dengan jumlah diplomat Rusia yang masih bertugas di AS, setelah Washington mengusir 35 diplomat Rusia Desember lalu.

Seorang pejabat di Kedutaan Besar AS di Rusia yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, Kedutaan Besar AS mempekerjakan sekitar 1.100 orang diplomat dan staf pendukung di kedutaannya di Rusia. Mereka sebagian warga negara AS, dan sebagian warga negara Rusia. Sementara Departemen Luar Negeri AS menolak untuk memberikan komentar tentang jumlah orang yang bekerja dalam staf kedutaan besar serta konsulatnya di Rusia.

Menurut laporan seorang inspektur jenderal dari Departemen Luar Negeri AS tahun 2013, staf kedutaan dan konsulat AS terdiri dari 1.279 orang, dan dipekerjakan di kedutaan besar di Mokow serta di tiga konsulat, yaitu St. Petersburg, Yekaterinburg dan Vladivostok.

ml/as (rtr, dpa)

Laporan Pilihan