1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Rusia-AS Bersitegang Soal Snowden

Penolakan Rusia menyerahkan Snowden dan tudingan AS ke Cina memperkeruh keretakan Moskow-Beijing dengan Washington. Penyelesaian konflik global, termasuk perang di Suria, ikut dipertaruhkan.

A plane en route to Cuba takes off from Moscow's Sheremetyevo airport, June 24, 2013. There was no sign that former U.S. spy agency contractor Edward Snowden was onboard a Russian plane bound for Cuba as it prepared to take off on Monday, a Reuters correspondent on the plane said. A flight attendant said Snowden was not on the plane and the seat he had been expected to occupy was taken by another passenger. REUTERS/Sergei Karpukhin (RUSSIA - Tags: POLITICS MEDIA)

Russland Kuba Flugzeug von Moskau nach Havanna ohne Edward Snowden

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pembocor rahasia intelijen AS Edward Snowden sebagai "orang yang punya kebebasan". Demikian komentar pertama Presiden Rusia Vladimir Putin menyangkut pembocor rahasia intelijen AS Edward Snowden, saat buronan AS itu berada di zona transit bandara Moskow, Rusia. Putin mengatakan kedatangan mantan agen CIA di Moskow —setelah bertolak dari Hong Kong --"benar-benar tak diduga" pemerintah Rusia.

Vladimir Putin

Vladimir Putin

Snowden mencuri perhatian dunia dan meninggalkan AS setelah membocorkan rincian pekerjaannya sebagai seorang pengamat di NSA kepada media. Ia kemudian didakwa dengan tuduhan mencuri properti pemerintah, secara ilegal berkomunikasi mengenai sistem pertahanan nasional dan dengan sengaja membocorkan rahasia AS.

Rusia Tolak Permintaan AS

Dalam konferensi pers saat kunjungannya ke Finlandia, Putin membenarkan keberadaan Snowden di negaranya: "Memang benar bahwa Snowden datang ke Moskow. Dia tiba sebagai penumpang transit sehingga tidak membutuhkan visa atau dokumen lainnya. Dia bisa membeli tiket dan pergi ke mana pun yang diinginkannya. Sebagai penumpang transit, dia tidak melintasi perbatasan negara."

Russland Kuba Flugzeug von Moskau nach Havanna ohne Edward Snowden

Penerbangan ke Kuba tanpa Snowden

Snowden awalnya diduga terbang ke Kuba, dalam lintasan perjalanannya untuk mencari suaka di Ekuador. Ketika kemudian ia melandaskan diri transit di Moskow, Putin berkomentar: "Semakin cepat Snowden memilih titik tujuan akhirnya, semakin baik bagi kami dan bagi dirinya sendiri."

Amerika Serikat mendesak Rusia untuk menggunakan segala cara guna mengusir Snowden, yang dikabarkan tiba di Bandara Sheremetyevo Moskow, setelah meninggalkan Hong Kong pada hari Minggu lalu (23/06/13).

Namun Putin menegaskan bahwa Rusia hanya mengekstradisi warga negara asing ke negara-negara yang memiliki perjanjian ekstradisi formal, “"Kami tidak memiliki perjanjian tersebut dengan Amerika Serikat," katanya. Ia juga merespon tuduhan AS bahwa Rusia melanggar hukum sebagai tudingan "omong kosong dan sampah."

Sebaliknya, juru bicara Keamanan Nasional Gedung Putih Caitlin Hayden mengatakan: "Kita memang sementara ini tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Rusia, namun ada dasar hukum yang jelas untuk mengusir Snowden."

Laporan Pilihan