1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Rusia Akhiri Latihan Militer dekat Ukraina

AS pertegas sikap dalam krisis Ukraina. Menlu John Kerry akan tiba hari ini di Kiev untuk dukung pemerintah Ukraina pro Barat yang baru. Sementara itu, Rusia akhiri latihan militer di dekat Ukraina.

Selasa (04/03) Amerika Serikat pertegas sikapnya dalam krisis Ukraina. Menteri Luar Negeri John Kerry akan tiba hari ini di Kiev untuk mendukung pemerintah Ukraina pro Barat yang baru, yang terjerat pertikaian antara Washington dan Moskow.

Sementara itu, Rusia memerintahkan pasukannya yang mengadakan latihan militer dekat perbatasan dengan Ukraina untuk kembali ke pangkalannya. Latihan militer yang dimulai pekan lalu itu melibatkan sekitar 150.000 tentara.

Namun pasukan yang didukung Rusia di Krimea tetap siaga dan berkuasa. Mereka tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas militer setelah ultimatum subuh lewat. Militer Ukraina mengatakan, ultimatum itu diberikan pasukan Rusia. Selama ini, Barat tampaknya tidak menemukan jalan keluar jelas untuk menghadapi ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin, yang menggerakkan tentara untuk menekan Ukraina. Sementara pemerintah baru Ukraina yang terbentuk setelah jatuhnya Viktor Yanukovych yang didukung Kremlin, sudah beberapa kali meminta pertolongan Barat.

Ujian Terberat Diplomasi Global

Krisis Ukraina kini mungkin berkembang menjadi ujian terberat bagi diplomasi global, juga hubungan Moskow dan Barat, sejak runtuhnya tembok Berlin. Senin (03/03) terjadi eskalasi, ketika Washington dan negara-negara Eropa barat mengumumkan sedang memperhitungkan sanksi terberat terhadap Rusia dalam beberapa dekade terakhir.

Jurubicara departemen pertahanan AS, Admiral John Kirby mengatakan, "Berkaitan dengan serangkaian peristiwa terakhir di Ukraina, kami telah menghentikan kerjasama militer antara AS dan Rusia." Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS John Kerry akan tiba Selasa (04/03) di Kiev untuk mengadakan pembicaraan dengan pemerintah baru Ukraina. Langkah ini juga bertujuan untuk menunjukkan legitimasi pemerintah baru, yang ditentang Moskow.

Moskow sejauh ini belum memberikan reaksi lagi atas langkah terakhir Barat. Tetapi jurubicara resmi Kremlin menyatakan penghentian latihan militer di dekat Ukraina. Senin (03/03) latihan militer juga diadakan di dekat Leningrad, dan melibatkan sejumlah tank, helikopter dan sekitar 1.800 tentara.

ml/rzn (afp, ap)

Laporan Pilihan