1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Rumah Seharga 1 Euro di Italia

Tawaran yang sungguh menggoda. Rumah di puncak bukit dengan pemandangan pulau Sisilia yang indah dijual hanya dengan harga 1 Euro atau sekitar 15.000 Rupiah.

Ada sekitar 20 rumah yang dijual seharga 1 Euro (15.000 Rupiah). 300 rumah lainnya dijual dengan harga maksimal 15.000 Euro. Harga yang juga masih sangat murah di Eropa untuk membeli sebuah rumah.

Rumah-rumah yang ditawarkan ini terletak di atas pegunungan Madonie di desa Gangi. Di sana banyak rumah kosong setelah penduduknya beremigrasi di tahun 1920-an. Rumah-rumah tersebut masih memiliki ubin asli dari abad 18, oven dengan bahan bakar kayu, dan balok-balok penopang yang terbuat dari kayu. Dan karena letaknya di pegunungan, pemandangan yang akan dimiliki empunya rumah sungguh luar biasa.

Emigrasi massal

'Obral' rumah ini bagian dari kampanye pemerintah lokal untuk menambah populasi yang selama berpuluh-puluh tahun terus berkurang dan menstimulasi ekonomi setempat. Emigrasi massal terjadi setelah Perang Dunia II, dimana 9000 penduduk meninggalkan Gangi untuk mencari peruntungan baru di Argentina atau Amerika Serikat. Mereka melarikan diri dari kemiskinan, pelanggaran hukum, dan wabah penyakit.

Memang banyak rumah yang memerlukan renovasi besar-besaran. Seperti atap baru, tangga atau lantai. Pembeli rumah harus menyerahkan uang jaminan 5000 Euro kepada pemerintah desa untuk memastikan mereka akan merenovasi rumah dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Biaya yang dibutuhkan hingga rumah bisa dihuni diperkirakan 20.000 Euro. Lebih banyak lagi yang harus dikeluarkan, jika rumah membutuhkan atap baru.

Tapi banyak hal yang ditawarkan desa cantik ini. Kepala desa Giuseppe Ferrarello mengatakan, Gangi memiliki udara pegunungan yang bersih, keramahan warga dan makanan lezat, seperti keju kambing dengan bumbu merica. Tahun ini Gangi memenangkan kompetisi nasional sebagai dusun kecil bersejarah yang paling cantik.

Investasi rumah liburan

Sutradara Australis Dominic Allen adalah salah satu dari puluhan calon pembeli yang antara lain berasal dari AS, Inggris, Dubai dan Swedia yang bergegas ke Gangi untuk membeli rumah murah dan mengubahnya menjadi rumah liburan. "Anda tidak bisa membeli tempat parkir di Australia dengan harga tersebut," ujar Allen. "Jika Anda menyukai gaya hidup Italia dan Anda suka berpetualang, sepertinya ini hal yang menyenangkan," tambah pria berusia 33 tahun yang mencari rumah yang bisa ia gunakan untuk berlibur bersama teman-teman atau disewakan kepada turis.

Kepala desa Ferrarello mengaku, pembeli asing mungkin akan membawa perubahan yang tidak diinginkan. Seperti toko suvenir yang akan menggeser pasar tradisional atau restoran-restoran kecil. Tapi menurutnya, penduduk setempat "memahami, bahwa ini bisa mengubah kondisi ekonomi desa." "Hal terpenting bagi warga kami yang sudah tua adalah anak-anak muda tidak lagi pergi dari desa. Kami ingin menunjukkan kami bisa menjalankan turisme di saat Sisilia mengalami krisis ekonomi. Saya berharap kami bisa menjadi percontohan bagi seluruh pulau," tandasnya.

vlz/yf (afp)

Laporan Pilihan