1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Rivalitas AS-Cina Bayangi APEC

21 negara Forum Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik APEC sepakat membuat kebijakan yang tidak akan memperburuk pelemahan ekonomi global. Pertemuan itu dibayangi persaingan dua raksasa: AS dan Cina.

21 negara yang tergabung dalam Forum Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik APEC berjanji akan melaksanakan kebijakan ekonomi makro yang bertanggung jawab yang akan membantu mengimbangi pelemahan perdagangan dan melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia.

“Pertumbuhan global terlalu lemah, risiko tetap condong ke arah pelemahan, perdagangan dunia melemah dan prospek ekonomi menunjukkan bahwa pertumbuhan cenderung melambat dan kurang seimbang dari yang diharapkan,” demikian isi pernyataan bersama APEC.

”Kami akan melaksanakan kebijakan ekonomi makro secara bijaksana dan bertanggungjawab untuk memastikan efek saling menguatkan bagi pertumbuhan dan menjaga stabilitas keuangan dan ekonomi di kawasan, dan mencegah efek samping yang negatif akibat sebuah kebijakan.”

Lobi cepat Kerry

Meski tanpa kehadiran Presiden AS Barack Obama, namun Amerika Serikat berusaha meningkatkan upaya untuk memperkuat pengaruh ekonomi di kawasan Asia-Pasifik.

Pertemuan APEC kali ini dibayang-bayangi persaingan agenda ekonomi antara dua kekuatan terbesar dunia: Amerika Serikat dan Cina.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry -- yang menggantikan Obama dalam pertemuan-- melobi dengan gerak cepat sebuah penandatanganan pakta besar perdagangan bebas dengan 12 negara APEC, kecuali Cina dan Indonesia.

APEC Staatssekretär John Kerry

John Kerry bergerak cepat mengejar deadline akhir tahun untuk membuat kesepakatan TPP

“Kita memerlukan aturan modern untuk jalan yang sedang berubah, aturan yang bisa menjaga kecepatan pasar hari ini,” kata Kerry dalam pidato di sela-sela pertemuan di forum Trans-Pacific Partnership (TPP) yang kelihatannya sulit dijual.

Kerry bertemu dengan 11 negara lain yang terlibat dalam TPP, untuk memenuhi batas waktu yang ditentukan Obama bagi perjanjian perdagangan itu pada akhir tahun ini.

AS telah memperjuangkan TPP sebagai aturan “standar emas” untuk menghadapi berbagai perubahan yang kompleks bagi ekonomi abad-21, seperti tentang bagaimana mengawasi komputasi cloud serta hak paten.

Tawaran alternatif dari Cina

Tapi Cina dan bahkan sejumlah negara berkembang yang termasuk dalam TPP telah menyampaikan kekhawatiran bahwa aturan-aturan utama dalam pakta itu hanya akan menguntungkan negara-negara kaya dan berbagai perusahaan kuat.

“Cina akan berkomitmen untuk membangun kerangka kerjasama regional trans-Pasifik yang menguntungkan semua pihak,” kata Presiden Xi Jinping dalam pidato setelah Kerry di forum bisnis APEC.

“Kita harus meningkatkan koordinasi… memperdalam penyatuan kawasan dan menghindari efek mangkuk spaghetti (meningkatnya kompleksitas ekonomi dunia akibat munculnya berbagai blok perdagangan) untuk membangun kerjasama yang lebih dekat di seluruh Pasifik.“

Selanjutnya

Laporan Pilihan