1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Reformasi Keuangan Eropa, Kini atau Tidak Sama Sekali

Reformasi keuangan yang luas di Amerika Serikat juga mendesak Eropa untuk melakukan hal sama, yakni peraturan keuangan bersama. Karena selama ini UE belum capai kemajuan dalam upaya pengawasan keuangan.

default

Ketua Komisi Eropa Barroso (kiri) dan Komisi urusan pasar dalam negeri Eropa, Barnier (kanan)

Seruan dari Ketua Komisi Eropa José Manuel Barroso sudah berusia satu tahun, tapi tetap tidak kehilangan aktualitasnya

"Sekarang atau tidak sama sekali! Jika kita sekarang dalam krisis serius tidak mampu mereformasi sektor keuangan dan dewan keuangan, kapan lagi?"

Sementara itu negara anggtoa, komisi dan parlemen Eropa memang banyak membahas reforamsi tapi kurang memutuskan hal kongkrit. Sebagian besar inisiatif datang dari Komisaris urusan pasar dalam negeri Eropa Michel Barnier yang juga bertanggung jawab untuk pasar uang.

"Pembayar pajak tidak boleh menjadi pihak pertama yang ditarik untuk menanggung kesalahan manajemen dan kesalahan bank-bank tertentu."

Sebagai konsekuensi, saat ini institusi-institusi Eropa membicarakan rangkaian upaya untuk memperketat pengawasan sektor keuangan. Misalnya regulasi perdagangan produk derivatif dan asuransi kredit serta mengatur hedgefonds dan perusahaan investasi swasta.

Sampai akhir tahun ini juga akan diberlakukan peraturan pertama untuk agen-agen pemeringkat. Selain itu bonus bagi para bankir akan dibatasi. Dan akhir bulan ini sudah akan diumumkan apa yang disebut uji coba stres bagi bank-bank besar Eropa, untuk mengetahui apakah bank-bank ini dapat bertahan dalam krisis di masa depan.

Tapi dalam banyak kasus justru hasil proses perundingan masih belum jelas. Di Parlemen Eropa Komisaris Barnier pekan lalu mengingatkan

„Pengawasan pasar keuangan adalah tulang punggung semuanya. Ini menyangkut tema yang sangat serius. Jika kita tidak mampu menciptakan dewan pengawas yang terpercaya, termasuk badan penilai risiko sistemik, banyak reformasi tidak akan memiliki pengaruh."

Pengawasan keuangan akan meliputi tiga bidang. Menurut usulan komisi masing-masing satu badan pengawas untuk bidang perbankan, pasar bursa dan bidang asuransi. Selain itu akan dibentuk badan penilaian risiko pada Bank Sentral Eropa. Usulan Barnier diterima mayoritas anggota parlemen, tentangan justru datang dari negara-negara anggota.

Terutama Inggris yang dikenal skeptis terhadap Uni Eropa dan ingin mempertahankan peran penting lokasi keuangannya di London, tidak ingin badan-badan di Uni Eropa menentukan langkahnya. Hal itu ditunjukkan dalam perdebatan terakhir di Parlemen Eropa seperti juga pernyataan anggota parlemen Eropa dari Inggris

„Usulan-usulan saat ini akan mengijinkan Uni Eropa memiliki kedudukan lebih tinggi daripada dewan pengawasan nasional. Dan bahayanya adalah penentuan teknik proses pengawasan dimanfaatkan untuk mengambil keputusan politik di tingkat Uni Eropa dan mendiktenya. Jadi sudah benar jika jegara-negara anggota menentangnya."

Masih harus ditunggu bagaimana kompromi yang dicapai negara-negara anggota. Keputusan akhir baru diketahui September mendatang. Komisi Eropa dan Parlemen Eropa ingin memiliki dewan pengawas keuangan yang sudah dapat berfungsi awal tahun depan.

Christoph Hasselbach/Dyan Kostermans

Editor: Hendra Pasuhuk