1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Reaksi Kubu Politik di Berlin Menyangkut Insiden Aktual di Afghanistan

Setelah tewasnya empat prajurit Jerman di Afghanistan , perdebatan mengenai penugasan militer Bundeswehr di Afghanistan kembali memanas.

Menteri Pertahanan Jerman Karl-Theodor (baju hitam) saat di Afghanistan.

Menteri Pertahanan Jerman Karl-Theodor (baju hitam) saat di Afghanistan.

Juru bicara urusan politik pertahanan Partai Sosial Demokrat Jerman (SPD), Rainer Arnold menyerukan dalam suasana berduka seperti saat ini politik sebaiknya menggunakan kesempatan untuk membicarakan situasi di Afghanistan dengan komprehensif. Politisi oposisi itu kepada Deutsche Welle TV menekankan bahwa dirinya mendukung kelanjutan penugasan militer Jerman di Afghanistan.

"Jika Afghanistan berhasil – dan itu juga sangat penting bagi kepentingan kami, bahwa mereka berhasil – kemudian harus ditangani bagaimana distrik-distrik yang masih dikuasai pemberontak agar diambil alih oleh pemerintah Afghanistan. Saya khawatir, pertempuran akan terjadi di sana, karena Taliban tidak akan sukarela meninggalkan wilayah itu," katanya.

Ketua fraksi Partai Sosial Demokrat Jerman (SPD) dan mantan menteri luar negeri Frank-Walter Steinmeier juga menentang penarikan mundur pasukan Jerman dari Afghanistan. Dikatakannya, semua tindakan harus dipertimbangkan secara matang.

Dalam jajak pendapat spontan yang digelar stasiun penyiaran Jerman ARD, 70 persen responden meminta penarikan mundur pasukan Jerman dari Afghanistan.

Partai Kiri yang juga dari kubu oposisi, sudah bertahun-tahun menentang mandat pasukan Jerman di Afghanistan, memandang pendapatnya dibenarkan oleh sejumlah kejadian terhadap tentara Bundeswehr di Afghanistan.

Ketua fraksi Partai Kiri Gregor Gysi mengatakan, "Ini membuktikan bahwa semua jalan yang ditempuh adalah keliru, seperti yang sudah kami katakan sejak awal. Terorisme tidak akan berhasil ditumpas dengan perang."

Kanselir Angela Merkel juga mengaku memahami keraguan warga terkait kematian empat prajurit Jerman. Namun Merkel mengulangi pernyataan bahwa ia mendukung penugasan Bundeswehr di Afghanistan.

"Ini juga mengenai keinginan kita untuk mencapai keamanan Jerman dan tentunya semua negara barat yang demokratis. Sejauh ini, penugasan di Afghanistan memang berbahaya, kami tahu itu. Tapi kami harus melanjutkan penugasan ini, dan kami harus melanjutkan penugasannya berdasarkan mandat yang sudah dipertimbangkan secara hati-hati," ujar Merkel.

Merkel menentang desakan oposisi agar parlemen harus memberikan mandat baru bagi pasukan Jerman karena saat ini di dalam lingkungan pemerintah sering dikatakan bahwa Bundeswehr sedang berperang di Afghanistan. Disebutkan, peperangan yang lebih sengit dan risiko penugasan dapat diatasi dengan mandat itu.

Sebaliknya, ketua fraksi Partai Hijau Jürgen Tritin kembali mendesak parlemen untuk mengkaji ulang penugasan pasukan Jerman, "Harus dijelaskan, apakah prajurit kita dengan pendidikan dan persenjataannya dipersiapkan sesuai dengan penugasan ini, seperti yang diperlukan."

Bernd Gräßler/Luky Setyarini

Editor: Asril Ridwan