1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

'Rakyat Kecil' AS Nantikan Dukungan Obama

Jelang pidato Obama, banyak kritik yang harus didengar oleh pemerintah AS. Apa yang ingin didengar oleh warga AS dari presiden mereka?

default

Gambar simbol, meningkatnya angka pengangguran akibat krisis ekonomi di AS

Seperti biasa One Stop Career Center, salah satu agen penyalur tenaga kerja di Washington, tampak ramai. Di luar gedung, para pencari kerja menunggu giliran sambil merokok. Di dalam, ada sekitar 25 orang yang duduk di ruang tunggu. Hampir semuanya adalah keturunan Afrika dan Amerika Latin.

"Susah sekali mendapatkan pekerjaan. Tidak ada pekerjaan." Demikian keluhan Stanley Ware yang berusia 56 tahun. Untuk pertama kali dalam hidupnya ia tidak memilik pekerjaan. Sudah setahun ia menganggur. Chiquita Wilson duduk di deretan belakang. Ia tengah menggunakan komputer dan melihat lowongan pekerjaan yang ada. Ia harus merawat ketiga anaknya dan ingin bisa bekerja sebagai asisten di bidang farmasi. Tetapi tidak ada pekerjaan semacam itu untuknya.

Di seluruh Amerika Serikat, angka pengangguran mencapai 10 persen. Di ibukota, bahkan 12 persen. Presiden Barack Obama ingin mengangkat tema perekonomian dan pekerjaan sebagai fokus utama pidatonya Rabu malam (27/01) waktu setempat. Apa yang ingin didengar oleh para pencari kerja di Washington? "Ia harus bilang, ayo bantu Chiquita Wilson menemukan pekerjaan." Chiquita menjawab sambil tersenyum. Lalu ia menambahkan, '"idak. Saya hanya bercanda. Menurut saya, ia harus membantu orang agar bisa menolong diri sendiri. Misalnya program untuk ibu tunggal."

Keath Holder, pria bertubuh besar yang berdiri di sebelah Chiquita berpendapat, Obama telah bekerja dengan baik. Tetapi ia harus lebih banyak melakukan sesuatu bagi rakyat kecil. Kata 'rakyat kecil' sering sekali terdengar dari sini. Banyak yang kecewa, karena pemerintah lebih mengurusi bank-bank besar daripada para pengemis di jalanan. Stanley Ware menuntut, harus lebih banyak dana yang disiapkan untuk program mengatasi pengangguran. "Amerika harus menghentikan perang yang memakan milyaran Dolar. Kami lebih membutuhkannya di sini."

Tetapi Barack Obama telah menegaskan, bahwa ia tidak akan berhemat dalam anggaran militer. Dalam pidatonya, Presiden Obama berusaha untuk menyampaikan pesan kepada warganya bahwa ia mendengar keluhan mereka dan mengerti permasalahannya.

Apakah seseorang yang telah menganggur selama dua tahun, seperti Keath Holder, percaya bahwa Obama peduli dengan nasibnya? "Ya, Obama mendengarkan warganya. Kita hanya perlu sedikit bersabar." Stanley Ware juga memilih untuk berpihak pada sang presiden. Ia merasa tidak adil, bahwa semua orang menunjuk pada Obama atas setiap kesalahan. "Kekuasaan negara yang sesungguhanya dimiliki kongres, tetapi yang disalahkan selalu presiden."

Sabine Müller/Vidi Legowo-Zipperer

Editor : Asril Ridwan