1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Putusan Terhadap Manning, Sebuah Peringatan?

Bisa hadapi 136 tahun penjara, keputusan hakim Denise Lind dalam proses Manning yang rumit tidak mengherankan banyak orang.

Bradley Manning dinyataan bersalah dalam 19 dari 21 tuntutan. Namun tidak dalam kejahatan terberat yang diajukan jaksa tribunal militer, yaitu "pengkhianatan dan membantu musuh". Andaikata dinyatakan bersalah melakukan kejahatan ini, Manning bisa dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Kinipun ia menghadapi hukuman hingga 136 tahun penjara.

Manning yang berusia 25-tahun, pada masa penugasannya di Irak antara November 2009 dan Mei 2010 membocorkan 700.000 dokumen rahasia ke Wikileaks. Diantaranya, sebuah Video yang menunjukkan serangan helikopter AS di Baghdad yang menewaskan warga sipil yang tidak bersenjata.

Tuduhan „Membantu Musuh“: bisakah dibenarkan?

Larry Korb, penasehat keamanan pada masa pemerintah Ronald Reagan, menyebut putusan hakim Lind itu adil dan penting. "Tak bisa diragukan, bahwa Manning membocorkan dokumen rahasia", ungkap Korb, yang kini aktif di Center for American Progress. "Yang dipertanyakan adalah apakah pembeberan itu mendukung musuh negara dan melemahkan upaya Amerika dalam memerangi terorisme. Saya kira tidak. Untuk mengatakan bahwa Al-Qaida tidak tahu bahwa sedang diburu, itu menggelikan. Tentu saja mereka tahu."

Sebaliknya, pandangan Mark Jacobsen dari German Marshall Fund. Ia membenarkan tuduhan „membantu musuh“ itu.

Peringatan Tegas bagi Calon Peniru

"Saya pribadi akan menyambut, seandainya Manning dinyatakan bersalah telah membantu musuh, tapi kan tidak begitu“, ungkap Jacobsen yang tetap menilai positif putusan. "Pesan yang terpenting adalah Manning dinyatakan bersalah dalam setiap tuntutan lain. Itu adalah peringatan tegas bagi setiap yang membocorkan informasi rahasia negara, bahwa hal itu bisa membahayakan Amerika Serikat, para mitra dan orang-orang yang bekerja untuknya."

Manning sendiri sebelumnya mengaku bersalah atas 10 dari 21 tuntutan, yang termasuk spionase dan penipuan internet. Sejak awal, iapun menyangkal pernah bermaksud „membantu musuh“.

Klik untuk lanjutan artikel

Laporan Pilihan