1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Puluhan Tewas dalam Pertempuran di Pakistan

2 Maret 2012

Pertempuran berkecamauk di satu Khyber, salah satu wilayah paling berbahaya di dunia. Pakistan gelar pemungutan suara bagi anggota Senat.

https://p.dw.com/p/14CwE
Foto: dapd

Dalam pertempuran berat di barat laut Pakistan, Jumat (02/03), pihak berwenang menyatakan, setidaknya delapan tentara pemerintah dan 22 pemberontak tewas. Seorang pejabat pemerintah mengatakan, pertempuran terjadi setelah kelompok radikal Islam Lashkar e Islam menyerang sebuah pos militer di Lembah Tirah, di sistrik Khyber.

“Sedikitnya delapan tentara Pakistan dan 22 militan tewas,” dikatakan pejabat Khyber Mutahir Zeb kepada kantor berita AFP. Pejabat militer Pakistan di Peshawar telah mengkonfirmasikan terjadinya serangan dan jatuhnya korban jiwa.

Wilayah Kelompok Militan

Wilayah dekat perbatasan ke Afghanistan ini dianggap sebagai salah satu wilayah paling berbahaya di dunia. Kawasan ini dijadikan tempat berlindung oleh kelompok radikal Islam seperti Taliban dan anggota al Qaida. Lashkar e Islam, yang dipimpin panglima perang Mangal Bagh, dikatakanm selain memiliki hubungan dengan Taliban, juga erat dengan kelompok kriminal di wilayah tersebut.

Bulan Oktober 2010, sekitar 18.000 warga Khyber mengungsi, menghindari pertempuran antara tentara pemerintah Pakistan dengan kelompok militan yang terkait dengan Taliban Pakistan.

Anggota Senat Pakistan Dipilih

Sementara itu, hari Jumat (02/03), para anggota majelis rendah parlemen Pakistan dan majelis provinsi, menggelar pemungutan suara bagi anggota Senat. Pihak oposisi menuduh, pemungutan suara ini akan lebih mengamankan posisi partai Pakistan People's Parti (PPP) milik Perdana Menteri Yusuf Raza Gilani di Parlemen.

Pakistan Premier Minister Yousaf Raza Gilani
PM Pakistan Yusuf Raza GilaniFoto: AP

Pemungutan suara akan berlangsung di empat majelis provinsi: Punjab, Sindh, Khyber Paktunkhwa dan Baluchistan. Masing-masing majelis akan memilih 12 senator. Empat dari senaot yang terpilih akan duduk di Senat di Islamabad dan delapan lainnya ditempatkan di wilayah kesukuan di barat laut Pakistan.

Beberapa kursi dalam Senat juga diperuntukan bagi minoritas non-Muslim, perempuan dan cendekiawan Islam atau teknokrat.

Oposisi Desak Pemilu Lebih Awal

Setengah dari 100 anggota Senat saat ini, akan menyelesaikan jabatan enam tahun mereka tanggal 12 Maret mendatang. Seorang pejabat pemerintah mengatakan, sedikitnya sembian kadidat telah terpilih, dan 45 kursi Senat akan diperebutkan dalam pemungutan suara hari Jumat (02/03).

Der pakistanische Präsident Asif Ali Zardari
Presiden Pakistan Asif Ali ZardariFoto: Kirsty Wigglesworth/AP/dapd

Pakistan direncanakan akan menggelar pemilu parlemen tahun 2013 mendatang. Namun partai-partai oposisi menyerukan pemilihan dini. Partai oposisi menuduh Presiden Asif Ali Zardari terlibat dalam praktek korupsi. Oposisi juga menuduh Zardari bertanggung jawab atas kehancuran ekonomi dan krisis energi yang parah.

Yuniman Farid/dpa/afp

Editor: Hendra Pasuhuk