1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Puluhan Ribu Warga Suriah Mengungsi ke Libanon

Pertempuran di Suriah mencapai jantung ibukota Damaskus. Pasukan rezim berusaha mendesak pemberontak dari sejumlah kawasan. Akibat pertempuran yang semakin hebat, puluhan ribu warga Suriah melarikan diri ke Libanon.

Setelah serangan berdarah terhadap lingkungan terdalam kekuatan rezim Presiden Bashar al-Assad tampaknya militer reguler Suriah semakin terpecah. Menurut perkiraan lawan rezim, saat ini dua pertiga tentara membelot. Jumat (20/07) kembali seorang jenderal Suriah dan 20 perwira lainnya melarikan diri ke Turki. Di sana media melaporkan, dengan demikian sudah 22 jenderal yang membelot dan mencapai negara tetangga melewati perbatasan.

In this citizen journalist image, smoke billows over Damascus, Syria, Wednesday, July 18, 2012. A bomb ripped through a high-level security meeting Wednesday in Damascus, killing three top regime officials — including President Bashar Assad's brother-in-law — in the harshest blow to Syria's ruling family dynasty and the rebels' boldest attack in the country's civil war. Syrian state-run TV said the blast came during a meeting of Cabinet ministers and senior security officials in Damascus, which has seen four straight days of clashes between rebels and government troops. (Foto:AP/dapd)

Asap membubung di atas Damaskus (18/07)

Serangan di Damaskus Rabu (18/07) juga menewaskan kepala dinas rahasia Hisham Bachtiar. Televisi nasional Suriah mengkonfirmasi tewasnya tokoh yang dikenal setia kepada rezim itu. Dengan tewasnya Hisham Bachtiar sudah empat pejabat kepercayaan Assad yang tewas akibat serangan Rabu lalu, termasuk di antaranya menteri pertahanan dan saudara ipar Assad.

Sejak terjadinya serangan bunuh diri di Damaskus, Presiden Suriah itu tidak memberikan pernyataan. Bashar al-Assad hanya tampak di televisi saat melantik menteri pertahanan baru Suriah Kamis (19/07) lalu. Meskipun demikian kementerian penerangan Suriah menampik spekulasi, dimana Presiden Asad bersedia untuk mengundurkan diri. Sebelumnya duta besar Rusia di Perancis, menyatakan hal terkait.

Syrians cross into Lebanon in private cars at the border crossing in Masnaa, Lebanon, about 40 kilometers (25 miles) from Damascus, Syria, Thursday, July 19, 2012. Private cars as well as taxis and buses carried thousands of people fleeing the violence in the Syrian capital. Syrian forces struck back against rebels Thursday with attack helicopters and shelling in Damascus, one day after an audacious rebel attack in the capital killed three leaders of the regime and left President Bashar Assad's hold on power increasingly tenuous. (AP Photo

Warga Suriah antri di perbatasan dengan Libanon

Eksodus ke Libanon

PBB melaporkan hanya dalam kurun 48 jam lebih dari 30 ribu warga Suriah melewati perbatasan ke negara tetangga Libanon. Demikian disampaikan juru bicara Badan usuran pengungsi PBB UNHCR di Jenewa Jumat (20/07). Harian Libanon Daily Star melaporkan, di Checkpoint Masnaa terlihat kemacetan mobil hampir sepanjang satu km dan dalam empat jalur. Masnaa terletak sekitar 50 kilometer dari ibukota Suriah Damaskus. Dilaporkan, serbuan pengungsi itu dimulai Rabu (18/07) setelah terjadinya serangan di Damaskus terhadap para petinggi rezim Suriah.

Di Turki menurut keterangan resmi, saat ini tercatat lebih dari 43 ribu warga Suriah tercatat sebagai pengungsi. Mereka ditampung dalam kamp tenda-tenda dan kontainer.

A Turkish soldier patrols around the Reyhanli refugee camp, which is a camp for Syrian refugees, in Hatay March 24, 2012. REUTERS/Osman Orsal (TURKEY - Tags: POLITICS SOCIETY IMMIGRATION)

Kamp penampungan pengungsi Suriah di Turki

Pertempuran Mencapai Pusat Damaskus

Sementara itu di Damaskus, pemberontak melancarkan perang gerilya melawan pasukan dari Presiden Bashar al-Assad. Menurut keterangan aktivis, dalam dua hari terakhir di seluruh Suriah lebih dari 460 orang tewas.

Dalam pertempuran yang semakin berkobar memperebutkan Damaskus, pasukan pemerintah Jumat (20/07) berhasil merebut kembali sebuah kawasan yang dikuasai pemberontak. Dari keterangan pihak pemberontak,  mereka sengaja mengundurkan diri dari kawasan tersebut untuk mengkonsentrasikan diri pada strategi serangan gerilyanya.

Juga di kawasan lainnya di Damaskus, pasukan pemerintah berusaha menaklukkan pemberontak dengan granat, senapan dan helikopter, sementara itu sedikitnya dua pos polisi serta sejumlah konvoi dan pos penjagaan diserang secara gerilya.

DK/dpa/afp/rtr

Laporan Pilihan