1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Sosial

Proyek Multimedia Deutsche Welle 'Wajah Jerman'

"Gesichter Deutschland" atau "Wajah Jerman" adalah proyek multimedia Deutsche Welle yang ditampilkan dalam situs internet dan disiarkan dalam 24 bahasa.

default

Jerman dalam data statistik

Anda tertarik dengan segala sesuatu mengenai Jerman? Cara mengenal dan mengetahui lebih banyak tentang suatu negara adalah melalui warga yang tinggal di sana. Menurut data statistik, di Jerman saat ini tinggal sekitar 82 juta penduduk. 20 persen diantaranya memiliki latar belakang migrasi. Artinya baik ia atau orangtuanya atau bisa juga kakek-neneknya datang ke Jerman untuk bermigrasi, sebagai pendatang atau pun pengungsi. Data yang juga menarik mengenai Jerman adalah 75% atau 61 juta jiwa berusia lebih dari 25 tahun. Semakin muda usia, semakin sedikit jumlah penduduk yang ada. Angka kelahiran di Jerman sangat rendah. Di tahun 2008, hanya ada sekitar 4 juta jiwa penduduk yang berusia di bawah 6 tahun. Dari data-data statistik ini lah, Deutsche Welle memilih 40 sosok yang dianggap bisa mewakili wajah Jerman. Proyek ini dinamakan 'Gesichter Deutschland' atau 'Wajah Jerman'. Dua diantaranya adalah Herman Mack seorang montir kendaraan bermotor : "Waktu umur 12 tahun, saya sudah punya motor kecil. Umur 13, motor saya lebih besar lagi dengan kecepatan sampai 85km/jam. Setelah saya lebih besar, saya mulai berpikir, mau jadi apa. Saya lalu memutuskan untuk jadi montir kendaraan bermotor." Dan Nina Rhode seniman perempuan yang berusia 38 tahun : "Yang saya temukan pada seniman atau dunia seni adalah kebingungan. Kelihatannya orang-orang sedang bingung. Hanya sedikit yang masih jelas pikirannya. Padahal sekarang ini, banyak sebenarnya yang perlu disuarakan. Tapi kebanyakan orang hanya diam saja. Karena tidak tahu apa atau bagaimana menyuarakan sesuatu."

Apa sebenarnya yang disebut ciri khas Jerman itu? Siapa yang dilahirkan dan dibesarkan di Jerman, tentunya sulit untuk melihat keunikan bangsa ini. Karena itu, ke 40 reporter Deutsche Welle yang mewawancarai ke 40 sosok tersebut bukanlah orang Jerman. Sehingga pertanyaan yang muncul pun memiliki latar bekalang ketertarikan seorang warga asing terhadap Jerman. Ada reporter asal Angola bertemu dengan pemerah susu di negara bagian Bayern. Reporter asal Yaman mewawancarai seorang penata rambut. Sementara seorang reporter asal Cina menulis sebuah potret kehidupan seorang pegawai Departemen Keuangan. Para reporter Deutsche Welle tersebut memiliki satu kesamaan. Mereka melakukan ekspedisi ke dalam kehidupan sehari-hari warga Jerman.

Cerita dari kehidupan warga Jerman ini akan ditampilkan dalam situs internet Deutsche Welle dan disiarkan dalam 24 bahasa, dari bahasa Arab sampai bahasa China, bahkan Kisuaheli, Rusia dan tentu saja bahasa Indonesia. 'Wajah-wajah' yang dipilih akan ditampilkan dalam galeri foto dan artikel online pada situs DW. Tak ketinggalan mereka juga berbagi resep-resep favorit khas daerah mereka untuk dicoba. Melalui proyek ini, Deutsche Welle mencoba memperkenalkan Jerman melaui warga serta kehidupannya. Anda tentu tidak mau ketinggalan bukan? Mulai tanggal 27 April ini, tampilan internetnya sudah bisa ada simak dalam situs kami di www.dw-world.de/indonesia.

Yuniman Farid / Vidi Legowo-Zipperer

Editor : Hendra Pasuhuk