1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Polisi Serbu Kubu Ikhwanul Muslimin

Seorang jenderal polisi terbunuh saat pasukan keamanan Mesir menyerbu sebuah desa di luar ibukota Kairo, Kamis (19/09/13) sebagai lanjutan langkah keras atas kelompok Islamis militan.

Kendaraan milik polisi dan militer mengepung Kerdassah setelah fajar, saat pasukan khusus polisi dikerahkan untuk menghadapi “para teroris“ di desa tersebut, demikian pernyataan kementerian dalam negeri.

Kepala keamanan Giza, yakni Nabil Farrag tewas terbunuh dalam bentrokan yang berakhir dengan penangkapan 48 orang tersebut.

Pihak berwenang mendatangi rumah demi rumah mencari 140 buronan, termasuk yang berada di belakang ”pembantaian“ Kerdassah yang menewaskan 11 polisi pada 14 Agustus, setelah terlibat adu tembak dengan kelompok Islamis.

Penggerebekan Kamis ini adalah bagian pengejaran besar-besaran atas para pendukung presiden Islamis terguling Muhamad Mursi yang dijatuhkan militer 3 Juli lalu.

Sekitar 1.000 Islamis terbunuh dalam operasi dua bulan terakhir, yang juga menewaskan puluhan tentara dan polisi.

Operasi pembersihan


Mursi sendiri ditahan oleh militer di tempat yang dirahasiakan, dan ratusan anggota Ikhwanul Muslimin juga ditangkap dengan sejumlah tuduhan.

Pemerintahan sementara yang dibentuk komandan militer Abdel Fattah al-Sisi telah bersumpah akan mengakhiri gelombang terakhir ”terorisme” yang mereka tuduhkan kepada para pendukung Mursi.

”Pasukan keamanan sedang menggelar operasi pengejaran di Kerdassah dan tidak akan berhenti hingga (desa itu-red) bersih dari semua elemen teroris dan kriminal,” kata juru bicara kementerian dalam negeri Hani Abdel Latif.

Cuplikan video di televisi memperlihatkan selubung gas air mata di wilayah tersebut, bersamaan dengan kendaraan pasukan keamanan bergerak di sekitar bagian gurun Kerdassah, yang menjadi tempat kubu pendukung garis keras Mursi.


Kekerasan atas minoritas

Pada 14 Agustus, beberapa jam setelah penyerbuan atas dua kamp protes pendukung Mursi di Kairo, 11 polisi ditemukan tewas di kantor polisi Kerdassah.

Sejumlah kantor polisi lain di daerah itu juga dibakar.

Operasi Kamis dilakukan beberapa hari setelah penggerebekan serupa di kota bagian tengah Mesir yakni Delga  yang terletak di provinsi Minya, yang selama lebih dari sebulan dikuasai kelompok Islam garis keras.

Sejak kelompok Islamis mengambilalih wilayah itu, tiga gereja dibakar, puluhan rumah warga Kristen dibakar dan dua pemeluk Koptik dibunuh, demikian laporan kelompok hak asasi manusia.

ab/ek (afp,ap,rtr)

Laporan Pilihan