Piala Dunia di Rusia Dibuka Dengan Penampilan Dua Tim Terlemah | Piala Dunia 2018 | DW | 14.06.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Piala Dunia 2018

Piala Dunia di Rusia Dibuka Dengan Penampilan Dua Tim Terlemah

Rusia dan Arab Saudi, dua tim terlemah, tampil di laga pembukaan Piala Dunia 2018. Selain itu, para fans menunggu penampilan tiga besar Messi, Ronaldo, Neymar dan bintang baru Mohamed Salah.

Tepat pukul 18 waktu setempat, atau pukul 22 WIB, turnamen akbar Piala Dunia 2018 di Rusia akan dimulai dengan pertandingan tuan rumah melawan Arab Saudi. Tapi banyak fans sepakbola yang menganggap, pertandingan pembukaan ini bakal membosankan. Pasalnya, inilah dua tim terlemah. Kesebelasan Rusia sejak tujuh penampilan ujicoba belum pernah menang. Di pasar taruhan, kebanyakan orang menjagokan Arab Saudi dengan score 2:1.

Yang lebih menarik adalah pertandingan di hari kedua, antara lain Mesir-Uruguay dan Portugal-Spanyol. Kesebelasan Spanyol diguncang kemelut hanya beberapa hari sebelum Piala Dunia dimulai: Pelatih Julen Lopetegui dipecat dan langsung diganti dengan pelatih baru.

Namun yang akan menjadi sorotan kali ini adalah Mesir dan Uruguay, yang dianggap sebagai kuda hitam Piala Dunia di Rusia. Terutama karena bintang sepakbola baru asal Mesir yang bermain di Ingggris untuk FC Liverpool: Mohamed Salah.

West Bromwich Albion - FC Liverpool Mohamed Salah (picture-alliance /dpa/PA Wire/N. French)

Bintang Mesir Mohamed Salah yang sekarang bermain untuk FC Liverpoool, Inggris

Teka-teki sekitar Mohamed Salah

Tragisnya, Salah menderita cidera cukup berat dalam final Champions League bulan lalu ketika Liverpool berhadapan dengan Real Madrid. Para penggemarnya di seluruh dunia kini menanti dengan cemas, apakah idola mereka bisa tampil di pertandingan pertama Mesir.

Mohamed Salah sendiri tentu sangat berambisi untuk terjun ke lapangan. Apalagi pertandingan itu berlangsung tanggal 15 Juni, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke 26.

Tim manajer Mesir masih belum mau mengungkapkan bagaimana kondisi Salah, dan apakah dia akan diturunkan melawan Uruguay. "Ada kemajuan baik, tapi belum ada keputusan definitif, apa dia akan diturunkan. Kami memantau perkembangannya dari hari ke hari", kata ketua tim manajer Mesir Ihab Lahita.

Pelatih Mesir asal Argentina, Hector Cuper, berusaha menampik anggapan bahwa performa kesebelasan Mesir hanya akan ditentukan Mohamed Salah. Namun dengan 44 gol untuk Liverpool dalam sesi berjalan, Salah memang menjadi motor terpenting tim nasional, sekaligus pahlawan baru di hati mayoritas warga Mesir.

hp/vlz (afp, rtr, dpa)

 

Laporan Pilihan