1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Iptek

Pestisida Pembunuh Lebah Dilarang di Uni Eropa

Komisi Eropa menyetujui usulan melarang sementara beberapa pestisida yang dinilai berbahaya bagi lebah. Populasi lebah di Eropa dianggap terancam keberadaannya.

Keputusan pelarangan penggunaan tiga jenis pestisida diambil setelah pemungutan suara anggota Komisi Eropa, Senin (29/04/13). Usulan ini berdasarkan laporan badan keamanan pangan Eropa (EFSA) yang mengidentifikasi resiko ancaman kesehatan lebah.

Pejabat komisi Eropa urusan kebijakan kesehatan dan konsumen, Tonio Borg menambahkan, "Saya akan mengusahakan agar lebah yang penting bagi ekosistem dan turut menyumbang kontribusi lebih dari 22 milyar Euro setiap tahunnya bagi pertanian Eropa, tetap terlindungi."

Tiga jenis neonicotinoid

Komisi Eropa mengusulkan larangan selama dua tahun bagi penggunaan tiga jenis neonicotinoid atau pestisida yang diketahui berdampak negatif dan memiliki efek samping fatal bagi sistem saraf pusat serangga.

Hasil penelitian EFSA menunjukkan pestisida clothianidin, imidacloprid dan thiametoxam memiliki resiko tinggi bagi eksistensi populasi lebah di Eropa. Perusahaan Jerman Bayer dan perusahaan Swiss Syngenta memproduksi pestisida jenis tersebut dalam jumlah besar.

EFSA juga merujuk pada penurunan drastis populasi lebah di dunia dalam sepuluh tahun terakhir. Berdasarkan situs EFSA, Eropa Barat dan Selatan mengalami pengurangan terbanyak di Uni Eropa.

Lebah memiliki peranan penting dalam produksi pangan global. Menurut organisasi pangan dan pertanian PBB (FAO), sebagian besar panen padi di seluruh dunia bergantung pada penyerbukan oleh lebah.

vlz/as (afp, rtr, dpa)

Laporan Pilihan