1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Perusahaan Siemens Rencanakan Penghematan

Manajemen Siemens mengumumkan akan memangkas 15.000 karyawan di seluruh dunia. Perwakilan pegawai mengaku kaget mendengar pengumuman itu.

Analis ekonomi dari Commerzbank Stefan Schöppner mengaku tidak kaget dengan pernyataan Siemens. Karena perusahaan raksasa yang berpusat di Jerman itu memang harus melakukan penghematan dan efisiensi kerja. Sejak lama langkah itu dinantikan di pasar bursa.

"Siemens ingin menghemat sekitar 6 milyar Euro. Bagi analis pasar, sudah jelas kalau langkah itu tidak mungkin dilakukan tanpa pemangkasan karyawan", kata Schöppner. Ia juga menyatakan, para pekerja Siemens seharusnya sudah menyadari hal itu.

Direktur Utama Siemens Joe Kaeser hari Minggu (29/9) mengumumkan akan memangkas 15.000 karyawan Siemens, diantaranya 5.000 pegawai yang ada di Jerman.

Masalah komunikasi

Wakil-wakil serikat pekerja mengatakan, mereka memang menduga akan ada pemangkasan karyawan. Tapi mereka tidak memperkirakan akan sebanyak itu. "Angka-angka yang disebutkan itu cukup mengejutkan", ujar Ketua Serikat Buruh IG-Metall Jürgen Kerner. "Jumlah ini sebelumnya belum pernah dikomunikasikan kepada kami", tambahnya dengan kesal.

"Bukan hanya angka-angka ini yang membuat karyawan marah, tapi cara penyampaiannya."

"Apa sih maunya Joe Kaeser mengumumkan angka-angka itu kepada publik sekarang?"

Demikian tanggapan para pekerja di kantor pusat di München.

Pengamat ekonomi Stefan Schöppner bisa memahami kemarahan karyawan. Ini terjadi karena komunikasi yang kurang baik dalam perusahaan. "Angka-angka itu diumumkan sebelum ada komunikasi dengan pihak pekerja", katanya.

Tidak ada PHK di Jerman

Direktur Utama Siemens, Joe Kaeser

Direktur Utama Siemens, Joe Kaeser

Kalau dilihat dimensinya, pemangkasan karyawan yang dilakukan Siemens bukan langkah drastis. Siemens punya 370.000 pegawai di seluruh dunia. Berarti, tidak sampai 5 persen lapangan kerja yang akan ditutup. Dari 15.000 lapangan kerja yang akan ditutup, 5.000 ada di Jerman.

Pihak direksi Siemens berjanji, tidak akan ada PHK di Jerman. Pemangkasan karyawan dilakukan dengan tidak merekrut pekerja baru, kalau ada karyawan yang pensiun. Perusahaan juga akan menawarkan pensiun dini bagi para pekerja dengan imbalan menarik. Kondisi Siemens saat ini cukup baik, sehingga bisa melakukan penghematan dengan langkah yang terencana.

Karyawan kecewa

Para pekerja Siemens tetap saja merasa kecewa. Mereka bisa memahami kalau perusahaan ingin melakukan efisiensi. Tapi mengapa hal itu harus dilakukan hanya dengan memangkas lapangan kerja? Kalangan serikat pekerja menerangkan, efisiensi bisa dicapai dengan restrukturisasi dan organisasi kerja yang lebih baik.

"Kami biasa bekerjasama dengan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi. Kami selalu membantu perusahaan untuk melakukan hal itu", kata wakil serikat buruh Jürgen Kerner. "Tapi kami menolak, kalau programnya hanya pemangkasan karyawan."

Menurut Kerner, semua karyawan Siemens ingin memperbaiki kinerja perusahaan. Tapi hal itu bisa dibahas pimpinan perusahaan dengan para karyawan dalam suasana tenang. Kalau jajaran direksi mengumumkan pemangkasan karyawan, tanpa berkomunikasi lebih dulu dengan perwakilan pekerja, ini tidak akan membantu memperbaiki suasana kerja, demikian Kerner.

Laporan Pilihan