1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pertemuan ISAF di Berlin

Guna membahas situasi di Afghanistan Utara, Menteri Pertahanan Guttenberg mengundang 16 koleganya dari negara-negara anggota pasukan ISAF ke Berlin (11/05). Pertemuan itu juga dihadiri wakil dari NATO dan Afghanistan.

default

Pertemuan anggota pasukan ISAF di Berlin, Selasa (11/05)

Pasukan perdamaian internasional untuk Afghanistan ISAF kembali menambah jumlah tentaranya di utara Afghanistan. Sampai akhir tahun ini jumlahnya ditingkatkan menjadi 12 ribu, dari jumlah saat ini 7.500. Terutama Amerika Serikat mengirimkan jumlah tentara lebih besar ke Afghanistan Utara yang dikenal sebagai kawasan yang rawan. Muncul pertanyaan siapa yang pada akhirnya mengambil keputusan dalam bidang militer. Komando regional pasukan ISAF di Afghanistan Utara tetap akan berada di tangan Jerman. Hal ini ditekankan Menteri Pertahanan Jerman Karl-Theodor zu Guttenberg

"Jerman sebagai negara yang memegang komando di utara Afghanistan memiliki tanggung jawab istimewa. Seperti yang kini kembali ditegaskan, penambahan jumlah pasukan di utara Afghanistan, dan terutama juga penambahan pasukan dari Amerika Serikat, tidak akan mengubah hal itu."

Tambahan kekuatan ini ditujukan untuk mendorong pendidikan tentara Afghanistan ANA, agar dalam waktu dekat mampu menjamin keamanan di negaranya sendiri. Pendidikan ANA berjalan baik, dikatakan Letnan Jenderal Sher Karimi, yang mewakili Menteri Pertahanan Afghanistan dalam pertemuan di Berlin Selasa (11/05)

„Saya puas dengan pendidikan ANA, dengan pusat latihan dan dukungan masyarakat internasional. Disiplinnya bagus, pembentukan pasukan seimbang secara etnis, para tentara terdidik dan mendapat bimbingan yang baik. Mengenai penerapan disiplin, tidak ada yang dapat saya laporkan."

Dalam lima tahun ke depan, demikian sasaran pemerintah di Kabul, tanggung jawab keamanan dapat diserahkan ke tangan Afghanistan. Hal ini disambut gembira Menteri Pertahanan Jerman Guttenberg

"Sampai akhir tahun 2011 kami ingin menambah aparat keamanan di Afghanistan dari 200 ribu saat ini, menjadi 300 ribu orang. Untuk itu kami mengembangkan pengertian bersama dimana dalam hal pendidikan, kami semakin mengungkapkan kemitraan dengan aparat keamanan Afghanistan."

Dijalin kemitraan untuk penugasan bersama tentara ISAF dan tentara Afghanistan, mulai dari pendidikan di dalam kamp militer, pusat pelatihan sampai di luar hal itu. Juga militer Jerman Bundeswehr meskipun dibayangi risiko bahaya yang besar, juga berpartisipasi dalam kemitraan ini.

Menurut perkiraan Letjen Karimi, situasi keamanan di utara Afghanistan tidak terlalu buruk seperti yang diberitakan media. Di Kundus dan Baglan ada kesulitan, tapi dengan operasi militer terbaru ISAF dan ANA situasinya dapat kembali terkendali. Dalam kesempatan itu Menteri Pertahanan Jerman Guttenberg membantah desas-desus bahwa ISAF merencanakan aksi militer di utara Afghanistan. Meskipun terdengar berulang kali, kabar itu tidak benar. Demikian dijelaskan Guttenberg.

Nina Werkhäuser / Dyan Kostermans

Editor Asril Ridwan