1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pertempuran Usai, Perang Masih Panjang

Pertempuran politik Amerika untuk sementara usai. Republikan mengaku kalah meski bertekad akan terus melanjutkan perang anggaran. Presiden Barack Obama meredakan ketegangan dengan mengatakan tak ada pemenang.

Partai Republik mengakui kekalahan mereka dalam “perang anggaran“ menentang Obamacare. Tapi Presiden Barack Obama mengatakan tak ada pemenang dalam pertarungan politik yang membuat dunia cemas itu.

Strategi Partai Republik menentang program kesehatan yang diajukan pemerintah Amerika dan dikenal sebagai Obamacare di masa krisis fiskal, hanya membuat Amerika nyaris gagal bayar hutang, penutupan pemerintah selama dua pekan dan pertarungan di dalam partai yang telah membuat kelompok moderat terasing dan membuat arah partai dipertanyakan.

“Kami kalah hari ini,” kata anggota Kongres Republikan Mick Mulvaney.

Tapi “kalau orang berpikir kami sudah selesai bertarung mengenai anggaran, hutang, defisit, Obamacare, kebebasan beragama (dan) perlindungan yang sama, mereka salah“. Ia tidak sendirian.

“Kami memperjuangkan yang benar,“ dan “pantas,“ kata anggota Kongres Republikan lainnya Michele Bachmann, yang meluncurkan kaukus Tea Party di parlemen pada tahun 2010.

Bachmann dan anggota parlemen lainnya mengaitkan perjuangan mereka melawan Obamacare sebagai tuntutan untuk pengurangan dana federal secara dramatis, sambil menyebut bahwa hutang AS yang mengerikan – dan saat ini bernilai 16,7 triliun dollar dan angkanya masih terus bertambah – hanya akan menyeret ekonomi nasional ke jurang krisis.

“Kita kalah dalam pertempuran, tapi jika anda pergi ke luar Beltway (kelompok penentu arah kebijakan Washington)… kita memenangkan perang ini…“ di daerah-daerah pendukung Partai Republik, kata Tim Huelskamp, salah satu anggota Kongres yang paling konservatif.

“Kadang-kadang anda kalah, tapi akan menang di lain waktu,“ kata anggota Kongres Republikan lainnya Matt Salmon.

Tak ada yang menang

US Präsident Barack Obama 17.10.2013

Barack Obama berharap Republikan dan Demokrat loloskan anggaran jangka panjang

Sementara itu, Presiden Barack Obama mencoba mengobati luka akibat pertarungan dramatis selama dua pekan, dan berharap menghindari pertarungan baru dalam beberapa bulan ke depan, setelah gencatan senjata sementara antara Republikan dengan Demokrat.

“Ada banyak diskusi akhir-akhir ini terkait politik penutupan (pemerintah) ini,” kata Obama.

“Mari kita perjelas. Tidak ada pemenang di sini.“

Presiden menyerukan kepada para politisi yang bertarung untuk bersama-sama meloloskan anggaran jangka panjang dan berhenti “menyerempet bahaya” yang menyia-nyiakan kepercayaan dari rakyat Amerika.

Ia bicara kurang dari 11 jam setelah menandatangani undang-undang yang mengakhiri 16 hari penutupan pemerintah dan konfrontasi untuk menaikkan plafon hutang pemerintah AS.

Krisis ini bermula dari kampanye panjang partai Republik "Tea Party" di parlemen untuk membatalkan, menunda atau melucuti Obamacare.

Pertempuran ini dilihat sebagai perang ideologi diantara Partai Republik dengan Demokrat mengenai “postur dan peran” Negara. Partai Demokrat menginginkan peran negara yang lebih besar untuk menopang kesejahteraan sosial termasuk lewat paket kesehatan Obamacare.

Sementara Republikan menginginkan “postur“ yang lebih kecil dengan alasan perluasan peran negara termasuk dalam pelayanan kesehatan akan membuat anggaran semakin besar dan bisa memperparah defisit, yang dikhawatirkan bakal menyeret Amerika ke jurang krisis.

ab/hp (afp,ap,rtr)

Laporan Pilihan