1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pernyataan Khamenei Ancam Perundingan

Negosiasi mencari titik temu mengenai program nuklir Iran yang baru kembali dimulai, kini terancam akibat pernyataan keras pemimpin spriritual Ayatollah Ali Khamenei, demikian pernyataan pemerintah Prancis.

“Komentar Khamenei tidak bisa diterima dan menyulitkan negosiasi”, kata Najat Vallaud-Belkacem juru bicara pemerintah Prancis, yang merujuk pernyataan Khamenei sebelumnya yang menyebut musuh bebuyutan Israel “ditakdirkan akan runtuh”.

Pernyataan Khamenei itu juga telah memicu perang kata-kata antara Iran dengan Israel.

“Rezim Zionis (Israel) adalah rezim yang pilarnya sangat gemetar dan ditakdirkan akan runtuh,“ kata Khamenei kepara para komandan pasukan milisi garis keras Basij di Teheran.

“Fenomena apapun yang diciptakan dengan paksaan tidak akan bisa bertahan,“ kata dia dalam komentar yang disiarkan stasiun televisi nasional.

Pidato ini disampaikan di tengan kritik keras kepada Israel yang dituduh berupaya menggagalkan kesepakatan diantara kekuatan dunia dengan Iran terkait program nuklir mereka.

Kelompok yang dikenal sebagai 5+1 yang terdiri dari negara-negara kekuatan dunia dan Iran, hari Rabu memulai kembali perundingan untuk mencapai kesepakatan yang oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut ”berbahaya“.

Ancam Israel

Khamenei menolak tuduhan bahwa Iran dan program nuklirnya menciptakan sebuah ancaman.

“Para musuh Iran kadang-kadang dan khususnya anjing gila di kawasan ini – rezim Zionis – dengan dengki menuduh bahwa Iran adalah sebuah ancaman bagi seluruh dunia,“ kata Khamenei.

“Tidak! Ancaman itu… adalah rezim Zionis dan para pendukungnya,“ tambah dia dengan marah, yang diiringi gemuruh kerumunan milisi Basij yang berteriak “Matilah Israel“ dan “Matilah Amerika“.

Ia juga melancarkan serangan verbal kepada para pemimpin Israel. “Julukan manusia tidak pantas diberikan kepada para pemimpin rezim Zionis,“ tambah Khamenei.

Khamenei memberi peringatan kepada Israel yang sebelumnya mengancam akan melakukan aksi militer atas instalasi nuklir Iran. “Reaksi kami terhadap semua penyerang adalah… sebuah tamparan di wajah, yang tak akan pernah mereka lupakan,“ kata dia.

ab/hp (afp,ap,rtr)

Laporan Pilihan