1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Perangi ISIS, AS Kirim Pasukan Elit ke Suriah

Presiden AS Barack Obama berniat mengirimkan pasukan tambahan ke Suriah buat memerangi Islamic State. Kini jumlah pasukan AS yang bertempur melawan kelompok teror itu bertambah menjadi 300 orang.

Rencana itu diumumkan Barack Obama di sela-sela kunjungannya ke pameran teknologi Cebit di Hannover, Jerman. Perang melawan ISIS menjadi agenda tetap serangkaian kunjungan Obama ke Arab Saudi, Inggris dan Jerman.

Saat ini AS memiliki sekitar 50 pasukan elit di Suriah. Sementara 250 tentara tambahan yang akan dikirim didominasi oleh pasukan khusus baret hijau yang akan beroperasi dalam misi rahasia, dengan didukung tim medis dan logistik.

Pekan lalu Menteri Pertahanan AS, Ash Carter, juga telah mengumumkan pengiriman kontingen militer berjumlah 217 serdadu ke Irak dengan misi yang sama. Pentagon juga membekali pasukannya dengan delapan helikopter tempur Apache.

"Tidak ada opsi yang baik saat ini," ujar Obama di Arab Saudi ketika ditanya soal rencana AS jika gencatan senjata berakhir.

Infografik IS Gebiete 31. März 2016 Englisch

Peta wilayah kekuasaan Islamic State di Suriah dan Irak hingga akhir Maret 2016

"Kita harus mencari solusi politis dari dalam Suriah," tukasnya. "Secepat mungkin kita bisa menghentikan perang dan mencari jalan keluar lewat jalur politik, maka situasinya akan semakin baik."

Rencana Amerika memperkuat pasukannya di Suriah bergayung sambut dengan Jerman yang mengumumkan bakal membangun pangkalan udara di Turki. Saat ini sekitar 200 serdadu Jerman ditempatkan di lanud Incirlik dalam perang melawan ISIS.

Kini Berlin berniat mengucurkan dana lebih dari 50 juta Euro untuk merenovasi pangkalan tersebut agar mampu menampung 400 serdadu dan beberapa skuadron tempur Tornado. Jerman selama ini terlibat mengumpulkan foto udara untuk membantu koalisi anti IS yang dipimpin Amerika Serikat.

rzn/hp (ap, dpa)

Laporan Pilihan