1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Penganugrahan Nobel Perdamaian tanpa Kehadiran Liu Xiaobo

Penghargaan hadiah Nobel Perdamaian 2010 diberikan kepada seorang pegiat HAM asal Cina, Liu Xiaobo, Jum'at (10/12), di balai kota Oslo, Norwegia. Berbagai upaya telah dilancarakan Cina untuk memboikot acara ini.

default

Acara penyerahan Nobel Perdamaian tahun 2010 ini tidak dihadiri oleh banyak utusan negara

Ke- 65 perwakilan negara di ibukota Norwegia, Oslo, menerima dua surat. Yang pertama adalah undangan menghadiri upacara pemberian hadiah Nobel. Yang kedua datang dari Kedutaan Besar Cina di Oslo yang menghimbau untuk tidak menghadiri upacara pemberian hadiah Nobel tersebut.

Direktur Komite Hadiah Nobel Geil Lundestad mengatakan bahwa pihaknya mengetahui bahwa Cina berupaya agar sesedikit mungkin negara yang hadir dalam upacara tersebut. 44 negara memutuskan untuk mengirim wakilnya menghadiri upacara tersebut antara lain Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Korea Selatan, India, Brasil dan Afrika Selatan.

Indonesia, akhirnya mengrimkan wakilnya. Walaupun duta besar Republik Indonesia untuk Norwegia saat ini tengah berada di Indonesia untuk Bali Democracy Forum. Kali ini Indonesia diwakili oleh kuasa usaha ad interim KBRI Oslo, Wening Esthyprobo, untuk menghadiri penyerahan hadiah Nobel tersebut.

Serbia memutuskan tidak hadir dengan alasan ingin menjaga hubungan denga Cina. Begitu pula Afganistan, Pakistan dan Filipina memtuskan tidak hadir dengan alasan ekonomi dan politik. Rusia juga tidak akan hadir dengan alasan kesulitan dalam mengatur jadwal.

Menurut seorang pegiat hak asasi manusa Rusia Sergej Lukashevsky, alasan itu hanya untuk menutupi motif politik Moskow, "Kenyataan bahwa Rusia tidak berpartisipasi dalam upacara penganugerahan hadiah Nobel Perdamaian menunujukkan secara jelas bahwa hak asasi manusia tidak memegang peran penting dalam kebijakan luar negeri Rusia. Lebih dari itu, Rusa dan Cina merupakan anggota organisasi kerjasama Shanghai. Salah satu tujuan utama mereka adalah memerangi gerakan ekstrim. Artinya, kedua negara ini mendukung satu dengan lainnya saat memerangi situasi politik yang tidak nyaman."

Sergej Lukashevsky adalah direktur Andrej Sakharov di Moskow yang tengah menyelenggarakan pameran mengenai hadiah Nobel Perdamaian.

Sejak Kamis (09/12), Cina telah memblokir akses internet sejumlah website terkait penghargaan hadiah Nobel Perdamaian tersebut . Antara lain stasiun televisi Norwegia NRK, BBC dan CNN.

Para koresponden asing di Cina juga medapat tekanan dari pemerintah Cina. Banyak koresponden asing di Cina yang selama berminggu minggu menunggu sia-sia perpanjangan kartu pers mereka. Tanpa kartu pers, mereka tidak dapat mendapat ijin kerja. Tanpa ijin kerja, mereka tidak dapat mengurus ijin tinggal. Ijin ini dikeluarkan sekali setahun oleh Kementrian Luar Negeri Cina. Tahun 2010 ini, Kementrian Luar negeri Cina mengubah prosedur pemberian kartu pers.

Komite Hadiah Nobel di Norwegia sudah menyiapkan acara tanpa kehadiran tamu kehormatannya. Tidak ada pidato sambutan hadiah Nobel. Tapi aktris film Norwegia Liv Ullmann, yang sering memerankan Ingmar Bergmann dalam film, akan membacakan esai karya Liu Xiaobo. Sebuah foto besar yang menggambarkan Liu Xiaobo akan dipampangkan di atas panggung, sebagai peringatan bahwa ia tengah berada dalam penjara. Ketidakhadiran Liu Xiaobo tidak melemahkan kekuatan simbol Hadiah Nobel.

Jegor Winogradow/Miranti Hirscmann

Editor: Yuniman Farid

Laporan Pilihan